Rosihan Arsyad

Oleh Tgl: August 3, 2013
Rosihan Arsyad

Tanggal Lahir : 29 Juli 1949

Profesi :

BIOGRAFI

Rosihan Arsyad yang berdarah Minang dan Palembang ini merupakan anak kedua dari Bapak H. Achmad Anwar Arsyad (Alm) dan Ibu Hj Rosmimi Anwar (Alm), dilahirkan di Bengkulu pada tanggal 29 Juli 1949. Sejak berumur satu tahun, Rosihan Arsyad dititipkan kepada kakeknya, Muhamad Arsyad, yang bekerja sebagai Kepala Sekolah SD 06 Sungai Tawar Palembang, dan neneknya, Amnah. Setelah menamatkan SD, SMP dan SMA di sekolah Yayasan Xaverius Palembang, Rosihan Arsyad memilih melanjutkan pendidikan di Akademi Angkatan Bersenjata RI (AKABRI) Angkatan kedua, atau Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan 17.

Laksda. (Purn.) TNI AL Rosihan Arsyad adalah salah seorang tokoh militer Indonesia. Dia pernah menjabat Kepala Staf Armada Barat Angkatan Laut RI sebelum menjadi Gubernur Sumatera Selatan. Ia dilantik sebagai Gubernur Sumatera Selatan menggantikan Ramli Hasan Basri untuk periode 1998-2003. Ia juga pernah dicalonkan pada pemilihan umum kepala daerah Bengkulu untuk periode 2010-2015.

PENDIDIKAN

  • SD, SMP dan SMA Yayasan Xaverius Palembang
  • Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan 17

KARIR

Setelah menyelesaikan pendidikan di AAL, Rosihan menjalankan penugasan pendidikan di Pendidikan Lanjutan Perwira Tingkat II, Sekolah Staf dan Komando TNI AU (SESKOAU) dan Lemhannas Kursus Reguler Angkatan 29. Bertugas sebagai penerbang pesawat udara di Satuan Udara Armada, menerbangkan pesawat Nomad N-22, CASA C-212 dan Dakota C-47, Rosihan Arsyad mengumpulkan jam terbang sebanyak lebih dari 6.000 jam tanpa kecelakaan, dan berhasil mencapai jenjang sebagai penerbang instruktur. Rosihan Arsyad pernah dua kali mendapat tugas sebagai Komandan Skuadron, yaitu Komandan Skuadron 200 (Latih) dan Skuadron 800 (Patroli Maritim).

Pada tahun 1991, Rosihan Arsyad mendapat kepercayaan untuk bertugas di kapal perang, dimulai dengan jabatan Perwira Pelaksana KRI Teluk Banten, dan pada tahun 1993 mendapat amanah menjadi Komandan KRI Teluk Semangka. Sejak itu, karier Rosihan Arsyad terus meningkat, baik di staf maupun Komando, berturut-turut sebagai Perwira Pembantu Utama Pengkajian Strategis, Komandan Satuan Udara Armada, Kepala Sub Direktorat Latihan, Komandan Gugus Keamanan Laut Armada Barat. Karier Rosihan Arsyad di TNI AL terakhir adalah Kepala Staf Armada Barat, sebelum menjadi Gubernur Sumatera Selatan tahun 1998 pada umur 49 tahun.

Pengabdian Rosihan Arsyad tidak berhenti setelah menyelesaikan tugasnya sebagai Gubernur Sumatera Selatan pada tahun 2003. Rosihan Arsyad aktif membina olahraga sebagai Wakil Ketua Umum I KONI dan Sekretaris Jenderal KONI tahun 2007-2011, sebagai Direktur Eksekutif Institute for Maritime Studies, serta President United in Diversity Forum yang masih dipegangnya sampai saat ini. Rosihan juga pernah mendapat kepercayaan dari pemilik Group Gajah Tunggal untuk menjadi Presiden Direktur PT Bukit Baiduri Energi. Saat ini, selain menjadi Presiden Direktur sekaligus Pemimpin Umum Koran Sinar Harapan, Rosihan juga adalah Presiden Komisaris PT Softex Indonesia.

PENGHARGAAN

  • Bintang Jalasena Nararya
  • Bintang Yudha Dhama Nararya
  • Bintang Jalasena Pratama
  • Menggala Karya Kencana Kelas I
  • Satya Lencana Wira Karya
  • Satya Lencana Pembangunan Di Bidang Transmigrasi
  • Adimanggalya Krida

Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *