Warga Bengkulu Dimintai Waspadai Virus MERS

Oleh Tgl: May 7, 2014
Hendarini Kadis Kesehatan

Virus MERS atau Virus Arab itu harus kita waspadai meski memang virus itu berkembang biak di Timur Tengah dan belum masuk ke Indonesia namun warga Bengkulu yang pulang pergi menunaikan ibadah umrah harus benar-benar mewaspadainya

Hendarini

BENGKULU – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Hendarini menghimbau warga Bengkulu untuk mewaspadai virus Middle East Respiratory Syndrome (MERS) terlebih bagi warga yang melaksanakan ibadah umrah.

“Virus MERS atau Virus Arab itu harus kita waspadai meski memang virus itu berkembang biak di Timur Tengah dan belum masuk ke Indonesia namun warga Bengkulu yang pulang pergi menunaikan ibadah umrah harus benar-benar mewaspadainya,” kata Hendarini, Rabu (7/5).

Menurutnya untuk mengantisipasi virus yang mematikan dan sudah menyebabkan meninggalnya warga Sumut usai dari umrah ini, Dinkes juga memastikan Jemaah yang berniat untuk umrah namun tidak dalam kondisi yang sehat dan fit maka akan ditunda keberangkatannya.

“Kita terus berkoordinasi dengan penyelenggara perjalanan umrah agar Jemaah yang dalam kondisi tidak sehat maka harus ditunda keberangkatannya sebab penyebaran virus ini masuk ke tubuh manusia sangat tergantung pada imun (kekebalan tubuh-red). Tubuh yang imunnya rendah sangat rentan terjangkit virus MERS,” jelasnya.

Lebih lanjut Hendarini mengatakan untuk Jemaah yang sudah lanjut usia pun seperti Jemaah yang sudah diatas 70 tahun disarankan untuk tidak melakukan perjalan umrah karena dikhawatirkan dapat terjangkit virus itu.

“Apalagi yang sudah lanjut usia kalau sudah lebih dari 70 tahun sudah cukup lemah dan dikhawatirkan dapat terjangkit,” tambahnya.

Untuk diketahui Virus MERS ini memiiki gejala yang nampak tidak beda jauh dengan Flu, seperti panas, batuk, sesah napas. Namun penurunan kondisi tubuh lebih cepat daripada Flu biasa,(sey)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *