Terima Suap Rp50 Juta KPU Rejang Lebong Dilaporkan ke Panwaslu

Oleh Tgl: May 8, 2014

BENGKULU – Menerima uang suap sebesar Rp50 juta, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu, Kamis 8 Mei 2014,  dilaporkan ke Panwaslu. Aduan itu disampaikan oleh Ahmad Rosikin, pengurus Partai Persatuan Pembangunan.

Dalam laporannya, Ahmad menyebutkan transaksi suap tersebut, dilakukan untuk membantu pengurusan sengketa perolehan suara yang dihadapi PPP di wilayah  Lembak. Suara PPP banyak dirugikan di daerah itu. Karena itu, guna mempercepat proses penyelesaiannya, PPP berinisiatif untuk memberi uang operasional ke KPUD.

Saat perkara itu dilaporkan ke KPUD Rejang Lebong, KPU mengaku tak memiliki biaya operasional untuk menindaklanjuti temuan tersebut. “Penyerahan uangnya dilakukan pada malam hari di rumah SA (Komisioner KPUD Rejang Lebong). Dengan rincian uang pecahan Rp100 ribu sebanyak Rp30 juta dan pecahan Rp50 ribu sebanyak 20 juta,” kata Ahmad usai melapor ke Panwaslu (8/5/2014).

Laporan itu, juga dilengkapi dengan sejumlah bukti terkait. Baik berupa uang yang diserahkan, rekaman pembicaraan serta sejumlah bukti lainnya. “Saya tidak mau menyerahkan bukti itu sekarang. Saya khawatir, kasus ini malah mandek. Kecuali, penyidik yang meminta, pasti akan saya serahkan semua buktinya,” ujarnya.

Ketua Panwaslu Rejang Lebong Anwar Hamid mengaku telah melakukan upaya klarifikasi terhadap lima komisioner KPUD Rejang Lebong, yakni Ketua KPU Mohammad Saleh dan empat anggota komisioner Fahamsyah, Halid Saifullah, Mansuruddin dan Restu Wibowo.

“Klarifikasi tadi pagi sudah dilakukan (Kamis 8 Mei 2014), kebetulan lebih dahulu kami melakukan pemanggilan klarifikasi ketimbang laporan aduannya masuk. Cuma untuk materi pemeriksaan, mohon maaf kami belum bisa sampaikan karena ini termasuk substansi dan etika dalam pemeriksaan,” kata Anwar.

Ia mengaku, hasil dari pemeriksaan tersebut, akan disampaikan ke Bawaslu Provinsi Bengkulu. Langkah selanjutnya, Panwaslu akan menunggu rekomendasi yang akan dilakukan kembali. “Insyaallah dalam waktu dekat akan segera kita sampaikan hasil klarifikasi yang kita lakukan terhadap komisoner KPU RL tersebut,” tegas Anwar. (dyo)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *