Serapan Anggaran Lemah, 5 SKPD Dapat Raport Merah

Oleh Tgl: May 7, 2014

Ada 5 SKPD yang penyerapan anggarannya dibawah 10 persen yakni Dispora sebanyak 9,91 persen, Disbun sebanyak 8,41 persen, BPMPD sebanyak 7,63 persen, BPBD sebanyak 7,52 persen, dan Diknas sebanyak 4,60 persen

Ir. Sorjum Ahyan, MT

BENGKULU – Evaluasi dari triwulan pertama di Provinsi Bengkulu beberapa satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Pemprov Bengkulu harus menerima raport merah lantaran serapan anggaran dibawah  sepuluh persen dari total APBD tahun 2014.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bappeda Provinsi Bengkulu Ir. Sorjum Ahyan, MT menurutnya dari laporan yang sudah diterima Bappeda terdapat lima SKPD yang mendapat raport merah dalam laporan dan evaluasi penyerapan anggaran baik APBD maupun dana APBN.

“Ada 5 SKPD yang penyerapan anggarannya dibawah 10 persen yakni Dispora sebanyak 9,91 persen, Disbun sebanyak 8,41 persen, BPMPD sebanyak 7,63 persen, BPBD sebanyak 7,52 persen, dan  Diknas sebanyak 4,60 persen,” katanya di ruangan Pola Bappeda, Rabu (7/5).

Padahal kata, Sorjum target penyerapan anggaran di triwulan pertama ini harus bisa mencapai 19 persen. Kendati demikian, Sorjum mengatakan ada juga  SKPD yang penyerapan anggarannya lebih dari 20 persen.

“Seperti BKD sebanyak 31,78 persen, Disnakertrans sebanyak 26,25 persen, Korpri sebanyak 25,00 persen, Satpol PP sebanyak 24,56 persen, SETDA sebanyak 24,07 persen, Perwakilan sebanyak 23,36, dan Disdubpar sebanyak 23,29 persen lalu BKPMD sebanyak 21,53 persen, DisHut sebanyak 20,69, terakhir DisTan sebanyak 20,50 ,” tambahnya.

Lebih lanjut, Sorjum mengatakan SKPD lainnya selain yang masuk kategori raport merah dan pencapaian melampaui target masih dikategori sedang seperti RSJKO sebanyak 19,90 persen, KPID sebanyak 19,84 persen dan Bappeda sebanyak 18,08 persen.

Disisi lain Gubernur Bengkulu H. Junaidi Hamsyah, S.Ag.,M. Pd menghimbau kepada seluruh pejabat khususnya SKPD yang mendapat raport merah agar berpacu dalam meningkatkan penyerapan anggaran tersebut.

“Harus dilakukan evaluasi lanjutan, kalau kerja sesuai dengan target pasti akan tercapai penyerapan anggaran itu,” kata Junaidi.(sey)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *