Hari Kedua, Tiga Pelajar Terpantau Lancar Ikuti UN Di Lapas

Oleh Tgl: May 6, 2014

Anak-anak ini semuanya karena dikenakan pasal 362 atas kasus penjambretan dan pencurian. Sebenarnya sayang sekali harus mengikuti UN di lapas

FA. Widyo

BENGKULU – Tiga pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang akhirnya harus mengikuti UN dilapas Bengkulu, Selasa (6/4) terpantau berjalan lancar pada pelaksanaan Ujian Nasional (UN) yang sudah memasuki hari kedua ini.

Pelajar yang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bengkulu ini lantaran tersangkut kasus penjamberetan.

“Anak-anak ini semuanya karena dikenakan pasal 362 atas kasus penjambretan dan pencurian. Sebenarnya sayang sekali harus mengikuti UN di lapas,” kata Kalapas FA. Widyo.

Dari pantauan jurnalis bengkuluonline.com meski hanya tiga orang yang mengikuti ujian namun sama sekali tidak mengurangi pengawasan bahkan empat orang pengawas diturunkan untuk untuk mengawal jalannya pelaksanaan UN. Tiga siswa yang berinisial AW, H, dan J ini dikhususkan mengikuti UN di ruangan kalapas agar bisa tetap terjaga konsentrasinya.

“Pelaksanaan berjalan lancar dan sesuai jadwal yang sudah ditetapkan, mereka memang ditempatkan di ruangan saya karena saat ini di lapas sedang banya kegiatan dan hal itu membuat bising. Kami juga takut konsentrasi anak-anak ini jadi buyar,” tambahnya.

Widyo menyayangkan banyak anak yang akhirnya berbentur dengan masalah hukum apalagi karena kasus yang selayaknya bisa diwaspadai untuk terjadi.

“Anak-anak tidak perlu masuk Lapas, dan seharusnya orang tua bisa memberikan didikan yang lebih baik lagi. Anak-anak dihukum itu akan membawa dampak seumur hidup,” tutupnya.(sey)


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:



Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *