Gubernur Kembali Sidak Pelaksanaan UN SMP/MTs Hari Kedua

Oleh Tgl: May 6, 2014

Sebenarnya saya mau mengecak SMP 6 yang pakai lilin tetapi nyasar ke SMP 23. Dan hanya sebatas itu karena terbentur jadwal rapat

H. Junaidi Hamsyah

BENGKULU – Setelah melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMP/MTs 2014 ke beberapa sekolah di Kota Bengkulu dan Kabupaten Bengkulu Tengah, Senin (5/5) kemarin. Gubernur Bengkulu H. Junaidi Hamsyah kembali melakukan sidak ke beberapa sekolah pada pelaksanaan UN hari kedua, Selasa (5/6).

Pada sidak hari kedua ini Junaidi terkesan sidak secara tertutup, diam-diam dan tidak melibatkan media bahkan informasi yang didapatkan dari staf gubernur, Junaidi sidak hanya ditemani supir pribadinya saja.

Junaidi mengatakan dari hasil sidaknya beberapa sekolah di Kota Bengkulu mulai dari SMP 7 dan SMP 23 belum ditemukan masalah yang dapat menghambat jalannya UN.

“Kalau di SMP 7 tidak ada temuan,” kata Junaidi usai rapat di ruangan Pola Bappeda siang tadi.

Diungkapkan selain memantau jalannya UN dan menemui sejumlah pengawas ujian. Dirinya juga meninjau fasilitas sekolah seperti perpustakaan dan kelengkapan ruang kelas. Sayangnya niat dirinya untuk memantau ke SMP 6 yang UN menggunakan lilin sebagai alat penerangan harus batal karena terbentur jadwal rapat.

“Sebenarnya saya mau mengecak SMP 6 yang pakai lilin tetapi nyasar ke SMP 23. Dan hanya sebatas itu karena terbentur jadwal rapat,” tambahnya.

Disisi lain, terkait isu kebocoran kunci jawaban gubermur mengimbau agar tidak mempercayai hal itu. Dan Junaidi juga berharap agar peserta UN belajar dan beribadah agar mudah saat mengikuti ujian

“Sejauh ini dari hasil pantauan isu kunci jawaban yang bocor itu tidak ada. Namun demikian saya tetap mengimbau agar tidak mempercayai kunci jawaban yang beredar karena itu hanya akan menyesatkan hanya mrnyesatkan saja,” demikian Junaidi.(sey)


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:



Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *