Bengkulu Endemik Rabies

Oleh Tgl: May 19, 2014
rabies

BENGKULU – Provinsi Bengkulu saat ini dinyatakan sebagai daerah endemik Rabies. Awal tahun 2014 ini tercatat sebanyak 151.452 ekor hewan terjangkit mengidap virus rabies.

Data dinas peternakan dan kesehatan hewa Provinsi Bengkulu menunjukkan selama 3 tahun terakhir terjadi 27 kasus manusia terkena penyakit rabies akibat gigitan hewan, 10 orang diantaranya meninggal dunia.

Gubernur Bengkulu Junaidi Hamzah mengatakan, tingginya angka rabies ini karena Bengkulu sangat kekurangan vaksin pencegah rabies.

“Ratusan ribu hewan terjangkit rabies ini harus dicarikan solusinya. Kita mengajukan Raperda khusus kepada DPRD untuk mengatasi masalah ini agar ada payung hukum agar disiapkan anggaran khusus,” ujar Junaidi di Bengkulu (19/5/2014).

Meningkatnya jumlah hewan terjangkit rabies ini kata gubernur, karena faktor geografis luas wilayah, sosial budaya dan pengawasan lalu lintas hewan, serta keterbatasan sarana dan prasarana.

“Pencegahan rabies ini harus dilakukan dengan melaksanakan vaksinasi disertai registrasi kepemilikan hewan serta melaksanakan surveylance terhadap lalu lintas hewan menular,” demikian Junaidi Hamzah.

Wakil ketua DPRD Provinsi Bengkulu Elmi Supiati mengatakan sudah menerima pengajuan raperda penanggulangan rabies ini. “Sudah disampaikan dan akan kami bahas dalam masa sidang kedua tahun sidang 2014 ini,” ujar Elmi.(dyo)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *