Trilogi Insiden SGA Diluncurkan Dalam Bentuk Audio

Oleh Tgl: April 12, 2014

JAKARTA – Setelah sukses meluncurkan Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari dalam bentuk audio, kali ini Digital Archipelago meluncurkan karya monumental seniman Seno Gumira Ajidarma (SGA) berjudul Trilogi Insiden dalam bentuk audio, Kami (10/4) di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta.

Dalam peluncurannya kemarin, para pengunjung dibawa memasuki dunia sastra Indonesia modern melalui narasi SGA yang dibacakan oleh lima tokoh seniman Indonesia; Ayu Laksmi, Butet Kartaredjasa, Landung Simatupang, Niniek L. Karim dan Ria Irawan. Kelima tokoh ini membawakan kumpulan cerpen Saksi Mata, buku pertama dalam Trilogi Insiden yang juga berisi roman Jazz, Parfum dan Insiden serta kumpulan esai Ketika Jurnalisme Dibungkam Sastra Harus Bicara.

“Ini adalah karya pertama saya yang dibuat dalam format audio dan saya berterimakasih kepada banyak sahabat saya yang mau meluangkan waktu untuk membaca karya saya ini dan memberikan atmosfer yang berbeda dalam pembacaannya,” demikian kata SGA.

SENO GUMIRA AJIDARMA

SENO GUMIRA AJIDARMA

Trilogi Insiden merupakan bagian dari catatan sejarah dan bukti perjuangan SGA yang mendokumentasikan peristiwa Timor Timur melalui rangkaian kata-kata dari sudut pandang seorang penulis dan seniman. Maka ketika saya diminta untuk membawakan Seruling Kesunyian dengan aransemen musik sendiri saya tidak membutuhkan waktu lama untuk berkata iya,” demikian kata Ayu Laksmi.

AYU LAKSMI menarasikan TELINGA

AYU LAKSMI menarasikan TELINGA

Selain Ayu Laksmi ada juga Ria Irawan yang membawakan Kepala di Pagar da Silva, Butet Kartaredjasa yang membawakan Darah Itu Merah Jenderal, Landung Simatupang menarasikan Listrik dan Niniek L. Karim dengan Telinga.

RIA IRAWAN menarasikan KEPALA PAGAR DA SILVA copy

RIA IRAWAN menarasikan KEPALA PAGAR DA SILVA

Untuk mendownload Trilogi Insiden ini dibutuhkan biaya Rp 119.000 sedangkan perbukunya Rp 49.000. Dalam novel Saksi Mata ada beberapa seniman berbeda yang membawakan masing-masing cerpen.

Chairul Umam, Sitok Srengenge, Leon Agusta, Adi Kurdi, Maudy Koesnady, Remy Sylado, Nicholas Saputra dan Dian Sastrowardoyo. Sedang untuk buku keduanya, Jazz, Parfum & Insiden dibawakan oleh Landung Simatupang. Dan buku ketiga, Ketika Jurnalisme Dibungkam Sastra Harus Bicara, SGA menjadi naratornya sendiri. Digital Archipelago menggarap buku audio Trilogi Insiden mulai pertengahan 2013 sampai 2014. (T. Alur)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *