Status Waspada Tsunami Dicabut

Oleh Tgl: April 3, 2014
BMKG

Sebelumnya BMKG juga sudah mengumumkan adanya status waspada tsunami agar masyarakat menjauhi pantai dan tepian sungai

Sudianto

BENGKULU – Kasi Observasi dan Informasi BMKG Bengkulu Sudianto mengatakan saat ini status waspada tsunami sudah dicabut oleh pemerintah Chili dan BMKG juga akan menyusul memberitahukan informasi pencabutan status waspada tsunami tersebut.

“Memang gempa bumi besar berkuatan 8.0 skla richter (SR) yang terjadi dilepas pantai Chili kemarin (2/4) dengan kedalaman 10 km diperkirakan memberi dampak terjadi tsunami di wilayah Indonesia termasuk pula Bengkulu. Tetapi hari ini pemerintah Chili sudah mencabut status waspada,” katanya, Rabu (3/4).

Sudianto mengatakan BMKG juga akan menyusul memberitahukan pencabutan status waspada yang sudah dikeluarkan oleh pemerintah Chili itu.

Dikatakan dia Bengkulu memang dijadwalkan menerima gelombang tsunami pukul 09.00WIB sampai dengan 10.00 WIB, gelombang tsunami ini juga sampai di Bengkulu, namun gelombangnya hanya 0,5 meter atau seperti gelombang biasa.

“Iya, tetapi karena itu seperti gelombang biasa jadi tidak kita rasakan,” katanya.

Menurut dia dengan informasi waspada tsunami yang dikeluarkan oleh BMKG sudah disebarluaskan kepada masyarakat luas untuk segera melakukan evakauasi secara keseluruhan.

“Sebelumnya BMKG juga sudah mengumumkan adanya status waspada tsunami agar masyarakat menjauhi pantai dan tepian sungai,” tambahnya.

Disisi lain adanya informasi tsunami sama sekali tidak mempengaruhi aktivitas nelayan di pantai, pantauan bengkuluonline di Pantai Pasar Bengkulu nelayan tetap saja melaut dan melakukan aktivitasnya kendati sudah diberikan peringatan waspada.

“Sekarang lagi musim pasang, kalau musim pasang nih ikan lagi banyak-banyaknya jadi rugi kalau tidak melaut,” kata Yanto.(sey)

 





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *