Soal Golput, Kota Bengkulu Tertinggi Se Provinsi

Oleh Tgl: April 27, 2014

Golputnya sebanyak 23 persen atau kata lainnya Kota Bengkulu lah pemilih dnegan partisipasi terendah yang hanya 72 persen

Irwan Saputra

BENGKULU – Data Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu menyebutkan dari  277,697 orang yang tidak menggunakan hak pilihnya alias golput. Persentase tertinggi penyumbang angka golput adalah dari pemilih di Kota Bengkulu.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bengkulu, Irwan Saputra menurutnya sebanyak 28 persen pemilih golput di Kota Bengkulu.

“Golputnya sebanyak 23 persen atau kata lainnya Kota Bengkulu lah pemilih dnegan partisipasi terendah yang hanya 72 persen,” kata Irwan.

Padahal total keseluruhan pemilih di Kota Bengkulu dari Pemilih terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), Pemilih terdaftar dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb), Pemilih terdaftar dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK), dan Pemilih Khusus Tambahan (DPKTb)/pengguna KTP dan KK/nama sejenis lainnya ada sebanyak 258,179 orang.

“Sedangkan pengguna hak pilih sebanyak 183.889 orang, sisanya tidak memilih,” tambahnya.

Lebih lanjut, meski paling rendah tingkat partisipasi dibanding daerah lain, Irwan mengatakan setidaknya tingkat partisipasi pemilih di Kota Bengkulu pada pemilu 9 April 2014 lalu meningkat dibanding pelaksanaan pemilihan Wali Kota Bengkulu pada 2013.

“Mereka terendah tetapi ada peningkatan sebab pada pilwakot dua tahun lalu kan hanya 60 persen tingkat partisipasinya,” tutur Irwan.

Sebelumnya beberapa pengamat politik sendiri sempat mempredikasi bahwa wilayah kota lah yang paling banyak golput lantaran warga kota dinilai sudah banyak yang cerdas dan berpengetahuan sehingga menjadi acuh.

Untuk diketahui se Provinsi Bengkulu, pemilih dengan tingkat partisipasi tertinggi adalah di Kabupaten Bengkulu Tengah yakni mencapai 88 persen dari total jumlah pemilih sebanyak 77.152 orang dan yang menggunakan hak pilihnya sebanyak 69.190 pemilih.(sey)

 





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *