Santri Di 3 Pesantren Akhirnya Ikuti UN Tahap 2

Oleh Tgl: April 27, 2014
Ombudsman

Mereka diberi kesempatan untuk mengikuti Ujian Nasional (UN) Tahap II yang akan dilaksanakan pada Agustus mendatang

Irsan Hidayat, S.Ip

BENGKULU – 55 santri dari tiga pondok pesantren yang terancam tidak bisa mengikuti Ujian Nasional (UN) tingkat SMP pada 5 Mei mendatang. Akhirnya diakomodir oleh Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu mengikuti UN tahap 2.

Hal ini diungkapkan oleh asisten Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Bengkulu Irsan Hidayat, S.Ip menurutnya setelah menemui berbagai pihak terkait untuk mendapatkan klarifikasi dan solusi, santri ini diperbolehkan menikuti UN tahap 2.

“Mereka diberi kesempatan untuk mengikuti Ujian Nasional (UN) Tahap II yang akan dilaksanakan pada Agustus mendatang,” kata Irsan, Minggu (27/4) petang.

Ombudsman yang memang sejak awal mengawal permasalahan ini, kata Irsan menemukan bahwa akar persoalan sampai 55 santri dari tiga pondok pesantren tidak bisa ikut UN lantaran pihak pesatren yang lamban memberikan data peserta UN kepada Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu.

“Memang setelah di cari akar masalahnya karena pesantren tidak memasukkan data siswa peserta UN. Padahal seharusnya data peserta UN itu sudah bisa masuk pada bulan November atau Desember 2013 lalu,” jelasnya.

Selain menyayangkan lambannya pihak pesantren, Irsan mengungkapkan hal ini juga bukan semata-mata kesalahan pesantren itu terlebih Kemenag sebagai lembaga terkait juga dinilai kurang memberikan sosialisasi.

“Tidak ada yang perlu dipersalahkan, karena Kemenag juga kurang sosialisasi,” jelasnya.

Disisi lain Irsan mengatakan, tidak semua pesantren yang ada di Provinsi Bengkulu santrinya tidak ikut UN sebab beberapa pesantren seperti di Kabupaten Bengkulu Selatan bisa mengikuti UN lantaran memasukkan data UN sesuai jadwal. Sebab itu dia menghimbau pesantren maupun sekolah-sekolah bisa lebih tertib dengan jadwal.

“Di Kabupaten Bengkulu Selatan sekitar 14 santri tetap bisa ikut UN karena pihak pesantren memang memasukkan data santri mereka. Kami sangat menghimbau dari persoalan ini pesantren maupun sekolah bisa tepat waktu,” paparnya.

Untuk diketahui 3 pesantren ini sekarang tengah merekap data-data santri yang akan diikutsertakan pada UN tahap 2 dan segera memasukkan datanya ke Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu.(sey)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *