Ombudsman Bengkulu Ikut Awasi Pelaksanaan UN

Oleh Tgl: April 14, 2014
Ridho Berlian, SH

Jadi pada pelaksanaan UN, apapun yang menyangkut maladministrasi akan kita tindak seperti terjadinya kecurangan dalam proses ujian atau kecurangan oleh pengawas untuk siswa tertentu

Ridho Berlian, SH

BENGKULU – Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Bengkulu juga turut melakukan pemantauan pelaksanaan Ujian Nasional 2014 di Bengkulu.

Hal ini diungkapkan oleh asisten Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Bengkulu Ridho Berlian, SH menurutnya pemantauan dan pengawasan yang dilakukan Ombudsmen ke sekolah yang ada di Bengkulu merupakan instruksi langsung dari Ombudsman RI.

“Secara langsung asisten diintruksikan untuk melakukan pengawasan didaerah mereka masing-masing termasuk pula di Bengkulu,” katanya, Sanin (14/4) saat tengah melakukan pengawasan di SMA Negeri 2 Kota Bengkulu.

Ridho mengatakan objek yang diawasi oleh Ombusdman merupakan seluruh tahapan UN dimana asisten mengawasi mulai dari distribusi soal dan lembar jawaban, pelaksanaan UN, serta ketika penilaian hasil UN.

“Kami kan mengawasi pelayanan publik. Jadi pada pelaksanaan UN, apapun yang menyangkut maladministrasi akan kita tindak seperti terjadinya kecurangan dalam proses ujian atau kecurangan oleh pengawas untuk siswa tertentu. Atau jika proses pelaksanaan UN tidak sesuai prosedurnya seperti soal dan lembar jawaban UN tidak disegel ketika ditutup,” tambahnya.

Lebih lanjut Ridho mengatakan temuan pada pelaksanaan UN ini akan diproses sehingga pelaksanaan UN dapat berjalann baik, tertib, dan akuntabel.

Ridho mengatakan sampai saat ini dari proses pengawasan di SMA Negeri 2 belum ditemukan tindakan malpraktek dan kecurangan.”Sampai saat ini ada 16 kelas yang sudah kita pantau dan belum ada temuan tindak kecurangan dan malpraktek,” tambahnya.

Untuk diketahui, pada pelaksanaan UN yang pertama ini asisten Ombudsmen melakukan pengawasan di beberapa sekolah yakni SMA Negeri 2, SMA Negeri 1, dan SMA Negeri 4 sementara untuk SMK yakni SMK Negeri 1 dan SMK Negeri 2.(sey)


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:



Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *