Kursi DPR Melayang, Golkar Gugat KPU Bengkulu

Oleh Tgl: April 27, 2014
Rapat Pleno KPU Provinsi Bengkulu

Kebenaran yang kami perjuangkan dan kami yakin bisa membongkar permainan ini dan membuktikannya secara hukum

Budi Darmawansyah

BENGKULU – Rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara untuk kursi DPR RI daerah pemilihan Bengkulu mengakibatkan Partai Golkar kehilangan kursi.

Berdasarkan hitungan rekapitulasi KPU Bengkulu, Golkar hanyan meraih 92.625 atau terpaut 85 suara dari PAN yang mendapat kursi terakhir dengan 92.7180 suara.

Sekretaris DPD Golkar Provinsi Bengkulu Afrizal Arifin mengaku jika berdasarkan hitungan rekapitulasi dari data C1 paa saksi, golkan berada di posisi 4 dan unggul lebih dari 100 suara dari PAN.

“Kita sudah layangkan gugatan ke Bawaslu dengan nomor 014/LP/Pileg/IV/2014. Ini tindak pidana pemilu sebab ketua KPU sengaja tidak mengakomodir keberatan kami,” ujar Afrizal di Bengkulu (27/4/2014)

Tidak hanya menggugat ke Bawaslu, gugatan juga didaftarkan ke Mahkamah Konstitusi. Menurut Afrizal, pihaknya akan membawa seluruh dokumen C1, dokumen model DA dan model DB mulai dari hasil penghitungan tingkat TPS, PPS, PPK dan hasil pleno KPU kabupaten/kota se Provinsi Bengkulu.

Ketua Bappilu Golkar Bengkulu Budi Darmawansyah menyatakan, suara Golkar untuk DPR RI hilang di 4 kabupaten yaitu Mukomuko, Bengkulu Utara Kepahiang dan Kota Bengkulu.

“Kebenaran yang kami perjuangkan dan kami yakin bisa membongkar permainan ini dan membuktikannya secara hukum,” ujar Budi.

Komisioner KPU Bengkulu Zainan Sagiman menilai gugatan Golkar itu bukanlah pidana pemilu. “Rapat pleno sudah dilaksanakan dan sesuai mekanisme. Keberatan bisa diakomodir jika ada bukti bukti. Harus jelas daerah mana dan TPS mana saja yang terindikasi terjadi kecurangan. Menghadapi gugatan itu kita enjoy saja,” tegas Zainan. (dyo)


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:



Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *