Kurang Anggaran, 50 Persen Jalan Provinsi Rusak Parah

Oleh Tgl: April 2, 2014
Jalan Sultan

Solusinya gubernur dan wagub menemui presiden minta dialokasikan dana tambahan untuk pemabngunan jalan di Bengkulu. Dana kita Cuma Rp 2 T sementara DKI malah 72 T, dana APBN kan banyak Rp 1300 T

Burhandari

BENGKULU – Wakil Gubernur Bengkulu Sultan Bahtiar Najamudin mengungkapkan dari sidak yang dialakukan hampir ke seluruh kabupate/kota se Provinsi Bengkulu jalan provinsi yang melewati 52 desa mengalami kerusakan parah.

“Setidaknya dari sidak saya lakukan beberapa waktu lalu ada 52 desa yang dilintas jalan provinsi dan dalam kondisi memprihatinkan,” kata Sultan, Rabu (2/4) di Pemprov Bengkulu.

Bahkan kata Sultan beberapa titik seperti di Kabupaten Kepahiang dan Bengkulu Utara daerah Napal Putih jalan rusak tersebut ditanami warga dengan pohon pisang dan plang peringatan.

“Jalan rusak dan berlubang ini bisa menyebabkan sejumlah kecelakaan, dan malunya kalau masyarakat bertanya. Enak kalau itu jalan kabupaten kita bisa mengalihkan agar kabupaten yang memperbaiki tetapi kalau jalan provinsi sulit mau mengelak,” tambahnya.

Diungkapkan Sultan pihaknya menemukan bahwa kenyataan jalan rusak ini disebabkan banyaknya kontraktor yang memutuskan kerjanya sebelum pekerjaannya tuntas.”Informasinya masih simpang siur, saya masih akan koordinasi terlebih dahulu kepada gubernur untuk hal ini,” tambahnya.

Disisi lain anggota DPRD Provinsi Bengkulu Burhandari yang juga penentu kebijakan anggaran mengatakan jalan provinsi yang sebenarnya rusak melebihi 52 desa bahkan menurutnya sebagian jalan yang dimiliki provinsi rusak parah.

“Mungkin wagub baru  tahu banyak jalan rusak, jalan kita (jalan provinsi-red) yang rusak itu mencapai 50 persen lebih dari 52 desa sebenarnya,” terang anggota Komisi III ini.

Dikatakan dia berdasarkan dengar pendapat Komisi III dengan mitra (Dinas PU Provinsi Bengkulu) penyebab utama banyaknya jalan provinsi yang rusak yakni anggaran yang masih kurang.

“Dimana panjang jalan provinsi ini mencapai 1500 km, dana yang kita alokasikan untuk memperbaiki jalan hanya Rp 200 M dan baru bisa menangani 100 KM jalan saja,” terangnya.

Politisi PKS ini menyarankan kepala daerah untuk meminta tambahan anggaran ke presiden jika memang ingin seluruh jalan rusak itu mulus seluruhnya.

”Solusinya gubernur dan wagub menemui presiden minta dialokasikan dana tambahan untuk pemabngunan jalan di Bengkulu. Dana kita Cuma Rp 2 T sementara DKI malah 72 T, dana APBN kan banyak Rp 1300 T,” tutupnya.(sey)

 

 





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *