Kenapa Takut Menjadi Single?

Oleh Tgl: April 1, 2014
single

Jika Anda punya banyak alasan untuk bahagia dengan kesendirian Anda. Bayangkan jika Anda harus terikat dengan hubungan yang tidak sehat. Pasangan Anda ternyata bukanlah orang yang bisa membuat Anda menjadi pribadi yang lebih baik, tidak cocok dengan keluarga Anda dan deretan alasannya.

Anda harus mensyukuri kesendirian Anda sekarang. karena ada sejuta alasan yang membuat Anda wajib untuk bersyukur. Ini hanya sebagian kecil saja…

1. Menunggu yang Terbaik

Bukan sok bijak, namun bisakah Anda membayangkan, jika Anda bisa memilih harus menunggu lebih lama ketimbang menghabiskan hidup dengan orang yang salah. Manakah yang Anda pilih?

2. Traveling

Ada banyak kegiatan positif yang bisa Anda lakukan selagi masih single, salah satunya adalah traveling. Jika Anda sudah menikah atau ‘terikat’ dengan seseorang tentunya aktifitas ini tidak bisa Anda lakukan sebebas saat Anda masih sendiri.

3. Dekat Dengan Keluarga

Single adalah saat-saat dimana Anda bisa dekat dengan keluarga Anda—orangtua dan saudara. Karena ketika Anda sudah memiliki seseorang, fokus Anda sudah terbagi. Sebagian untuk keluarga dan sebagian lagi untuk si dia.

Bahkan bisa jadi, Anda lebih mengutamakan hubungan dengan kekasih. Jadi, ketika masih sendiri, berikan masa-masa tersebut sebagai golden time. Sebab tidak selamanya juga Anda bisa bersama dengan keluarga—terutama orangtua.

4. Banyak Pilihan

Status sebagai single dapat Anda jadikan sebagai masa untuk mengenal lawan jenis sebanyak mungkin. Anda punya banyak pilihan dan menentukan siapa yang terbaik. Jangan terlalu tergesa-gesa, nikmati saja kebersamaan Anda dengan teman-teman pria yang sedang dekat sekarang.

5. Anti Galau

Ketika punya hubungan asmara, salah satu “penyakit” yang sering diderita adalah “penyakit” galau. Sebentar-bentar galau, si dia tidak membalas sms, terlambat mengangkat telepon, membatalkan janji—langsung jadi galau.

6. Anti Posesif

Tidak ada yang bakal mengejar Anda dengan pertanyaan, “sedang apa”, “lagi dimana”, “kok pesannya tidak dibalas”, dan rentetan pertanyaan lainnya. Tidak harus berpikir dulu sebelum pergi kemana dan bersama siapa. Karena semua keputusan Anda yang menentukan. (T. Alur)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *