Istri Bupati Bengkulu Utara Dilaporkan Ke Panwaslu

Oleh Tgl: April 7, 2014
panwaslu

Laporan ini sudah kemi sertakan dengan barang bukti berupa pakaian muslim perempuan atau baju gamis sebanyak 600 lembar dan Batik sebanyak 50 lembar

Discoman Andalas

BENGKULU – Jaringan Pemantau Pemilu Independen (JPPI) Bengkulu, Senin (7/4) siang melaporkan Istri bupati Bengkulu Utara berinisial JF yang juga calon anggota legislatif (caleg) ke Panwaslu karena dinilai melanggar aturan kampanye dengan membagikan pakaian muslim.

Pelanggaran yang dilakukan oleh caleg dari Partai Golkar untuk DPRD Provinsi Bengkulu ini berupa temuan pembagian baju muslim di dalam masjid kepada konstituennya dengan harapan bisa mempengaruhi pilihan masyarakat.

“Laporan ini sudah kemi sertakan dengan barang bukti berupa pakaian muslim perempuan atau baju gamis sebanyak 600 lembar dan Batik sebanyak 50 lembar,” kata Koordinator Jaringan Pemantau Pemilu Independen (JPPI) Bengkulu, Discoman Andalas.

Menurutnya untuk memperkuat laporan di Panwaslu yang dilakukan pada saat masa tenang Pemilu 9 April 2014 ini, JPPI juga melampirkan barang bukti berupa dokumentasi kegiatan.

“Kami mencatat bahwa pelanggaran yang dilakukan caleg ini terjadi di dalam mesjid Desa Senali Bengkulu Utara dan Desa Tebing Kaning Kecamatan Arma Jaya,” sampainya lagi.

Disisi lain, JPPI juga menyempatkan diri melaporkan pelanggaran-pelanggaran kampanye lainnya temuan tim dari caleg yang sama yakni  kegiatan mobilisasi kepala desa se Kecamatan Air Napal untuk memenangkan pencalonan isteri bupati ini.

“Kepala desa diarahkan untuk mengendalikan masyarakat agar turut memilih calon ini,” tutupnya.(sey)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *