Hasil Pemindaian UN Disampaikan Ke Kemendikbud

Oleh Tgl: April 29, 2014

Kami akan mengantar langsung hasil pemindai LJUN dalam bentuk file dan disimpan ke disket sebanyak 6 disket ke Kemendikbud

Prof. Syaiful

BENGKULU – Koordinator Tim Pemindaian Hasil Ujian Nasional (UN) SMA se-Provinsi Bengkulu Prof. Syaiful mengatakan hari ini pihaknya akan memberikan hasil dari puluhan ribu Lembar Jawaban Ujian Nasional (LJUN) yang sudah dipindai ke Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

“Kami akan mengantar langsung hasil pemindai LJUN dalam bentuk file dan disimpan ke disket sebanyak 6 disket ke Kemendikbud,” katanya, Selasa (29/4).

Dikatakan Syaiful, setelah menyerahkan hasil dari pemindaian yang dipercayai kepada Universitas Bengkulu ini, LJUN siswa-siswi SMA/SMK sederajat hasil UN 2014 akan diskoring oleh Kemendikbud dalam hal ini BSNP.

“Ketika hasil pemindaian dari LJUN ini sudah disampaikan maka kita hanya mengumpulan LJUN nya saja. Mau seperti apa hasilnya urusan orang BSNP sebab tugas kita cuma melakukan pengawasan dan pemindaian serta penyerahan LJUN nya saja,” tambah Syaiful.

Dikatakan Syaiful proses pemindaian dan proses pemberkasan UN 2014 di Bengkulu lebih cepat dari target nasional yang menjadwalkan pada 1 Mei 2014. Namun sayangnya proses pemindaian UN yang sejak tanggal 14 April lalu ini sempat terkendala macetnya salah satu mesin yang digunakan untuk proses pemindaian.

“Seluruh LJUN se Provinsi Bengkulu kan lebih dari 20 ribu lembar sementara mesin yang digunakan hanya 3 unit dan sempat macet salah satu unit nya. Sehingga sedikit banyak mempengaruhi proses pemindaian,” jelas dia.

Menurut dia, mekanisme pemindaian yang dilakukan oleh petugas sendiri hanya memindai ke mesin scanner sayangnya beberpa LJUn harus dirapikan oleh petugas karena temuan saat proses pemindaian banyak siswa yang melingkari identitas diri kurang lengkap dan tak bersih menghapus saat beralih jawaban.

“Kita pemindaiannya melanjutkan proses penghitaman yang sudah ditulis itu. Dan yang jelas seperti apa hasilnya kita hanya memindainnya saja bukan memberikan keputusan atau tidak,” tutupnya.(sey)


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:



Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *