Hari Bumi, Besok Walhi Kampanyekan Keselamatan Lingkungan

Oleh Tgl: April 23, 2014
Bumi

Pelajar dan mahasiswa bersama anggota Walhi akan menyerukan kepada warga Bengkulu untuk menjaga Bumi, tujunnya Untuk Penyelamatan Lingkungan Hidup

Fery Vandalis

BENGKULU – Bertepatan pada Peringatan  Hari Bumi yang jatuh pada 22 April kemarin, Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Bengkulu akan melakukan penanaman pohon Mangrove di sekitar Pantai Zakat Kota Bengkulu.

“Beberapa rangkaian kegiatan sudah kita siapkan untuk memperingati Hari Bumi meski sudah lewat waktunya,” kata Divisi penguatan Organisasi dan Jaringan WALHI Bengkulu Fery Vandalis, Rabu (23/4) malam.

Feri mengatakan kegiatan yang akan melibatkan pecinta alam tingkat mahasiswa di Bengkulu serta pelajar se Kota Bengkulu ini, juga akan dilakukan aksi di Simpang 5 Kota Bengkulu sebelum menanam ratusan tananam Mangrove itu.

“Pelajar dan mahasiswa bersama anggota Walhi akan menyerukan kepada warga Bengkulu untuk menjaga Bumi, tujunnya Untuk Penyelamatan Lingkungan Hidup,” tuturnya.

Selain itu, rombongan ini juga mengagendakan untuk bersih-bersih pantai sepanjang yang dinilai masih jauh dari kata bersih sehingga menyebabkan rentan terjadi bencana.

“Karena kami melihat masyarakat belum memahami pentingnya kebersihan lingkungan, terutama di Pantai Panjang yang menjadi objek wisata. Dengan kegiatan bersih-bersih ini kami berharap masyarakt dapat memaknai contoh yang kami berikan,” jelasnya.

Disisi lain, ditanya bengkuluonline.com terkait kasus lingkungan hidup di Provinsi Bengkulu, Feri mengatakan Walhi kini menyorot banyak daerah aliran sungai (DAS) yang sudah tercemar di beberapa kabupaten/kota se Provinsi Bengkulu akibat ulah perusahaan yang tidak bertanggung jawab namun luput dari perhatian pemerintah.

“Poin yang kami sorot yakni pencemaran lingkungan dimana persoalan DAS Bengkulu masih belum selesai, dan hal ini sangat mendesak untuk segera mengatasi masalah pencemaran lingkungan itu,” jelasnya.

Dari data Walhi, Feri mengatakan dari tahun 2011 sudah ada 10 DAS yang rusak parah yakni Sungai Air Manna, Padang Guci, Ketahun, Bengkulu, Alas Maras, Kedurang, Sambat, Seluma, Talo dan Sungai Tanjung Aur.(sey)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *