Duh.. Hanya 241 Pemilih Dari 468 DPT Di Lapas Bengkulu

Oleh Tgl: April 9, 2014
Penjara

Banyak yang keluar masuk menjadi penyebab mengapa pemilih lapas tidak bisa dihitung secara pasti, sementara data DPT ditetapkan sudah lama oleh KPU

Widyo Putranto

BENGKULU – Banyaknya persoalan Daftar Pemilih Tetap (DPT) masih saja terjadi bahkan ketika berlangsungnya Pemilu Legislatif 2014, Rabu (9/4). Kali ini persoalan DPT terjadi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bengkulu, dimana dari 468 DPT yang sudah ditetapkan hanya 241 pemilih yang bisa menggunakan hak suaranya.

Kalapas Widyo Putranto mengatakan ketidakjelasan jumlah mata pilih di Lapas Klas II A  Bengkulu ini disebabkan banyak napi yang keluar masuk lapas. Sehingga dari 468 DPT, 227 pemilih sudah tidak memilih dilapas karena sudah keluar dari rumah tahanan.

“Banyak yang keluar masuk menjadi penyebab mengapa pemilih lapas tidak bisa dihitung secara pasti, sementara data DPT ditetapkan sudah lama oleh KPU,” katanya bersamaan dengan kunjungan Wakil Gubernur Bengkulu Sultan Bahtiar Najamudin.

Padahal saat ini kata Widyo total warga binaan di Lapas berjumlah 701 orang yang 460 penghuni lapas terancam tidak bisa memilih jika tidak masuk dalam DPTB (Daftar Pemilih Tambahan).

“Kami sesuai prosedur saja, kalau ada A5 atau surat keterangan pindah memilih maka bisa diakomodir untuk memilih tetapi kalau tidak ada ya tidak bisa memilih, sebab kami juga sudah melakukan sosialisasi kepada para warga binaan terkait informasi  Pemilu,” katanya lagi.

Dia sendiri berharap pemilih di Lapas bisa sesuai target 100 persen memilih dan tidak ada yang golput. ”Kita berharap partisipasi pemilih bisa 100 persen, sesuai jumlah undangan,” terangnya.

Disisi lain Ketua PPS Lapas Bengkulu Ramlan mengatakan meski hanya 241 pemilih dari 468 DPT yang memilih namun alokasi surat suara di Lapas sebanyak 477 surat suara.

“Ini memang sengaja dilebihkan karena ada juga pemilih tambahan yang baru menjadi penghuni lapas dan ada juga 19 orang petugas lapas yang memilih disini dengan tetap melampirkan A5,” katanya.

Disisi lain Wakil Gubernur Bengkulu Sultan Bahtiar Najamudin mengapresiasi pemungutan suara di Lapas yang bisa berjalan tertib tanpa kendala apapun kendati masih ada persoalan DPT itu.

“Tentu yang sudah keluar bisa menyalurkan haknya juga, namun saya melihat tidak ada kendala apapun, proses pemilihan berjalan lancar,” katanya.(sey)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *