Dua Pelajar Ikuti UN Di Lapas Bengkulu

Oleh Tgl: April 14, 2014
UN 2014

Insyaallah yakin. Karena kami sudah belajar didalam lapas, kami juga diantari buku oleh keluarga dan teman-teman, kami sudah siap

Angga Anggara

BENGKULU – Lantaran tersandung kasus pidana dan membuatnya terdekam dalam penjara. Dua pelajar harus mengikuti Ujian Nasional 2014 di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bengkulu, Senin (14/4).

Dua pelajar tersebut adalah Eno yang merupakan pelajar Kelas 3 SMKN 2 Padang Harapan, Eno merupakan penghuni lapas akibat kasus penada motor pada Januari 2014 lalu di Talo,  Seluma dan Angga Anggara yang juga pelajar SMKN2 Padang Harapan dengan kasus curanmor juga pada Januari 2014 lalu.

Eno dan Angga sendiri mengaku sangat yakin bisa lulus UN 2014 ini apalagi keluarga dan teman-temannya sangat mendukung mereka untuk bisa terus belajar mempersiapkan UN meski dibalik jeruji besi.

“Insyaallah yakin. Karena kami sudah belajar didalam lapas, kami juga diantari buku oleh keluarga dan teman-teman, kami sudah siap,” kata Angga.

Pantauan dilapangan, pelaksanaan UN untuk dua pelajar ini diawasi ketat oleh pengawas guru dan petugas kepolisian, perbedaan yang mecolok dimana polisi sengaja menggenakan seragam safari sementara pengawasnya yakni berasal dari UNIB selaku pengawas independen serta pengawas dari guru atau pengawas ruangan.

Disisi lain, Kadivas  A Yuspahrudin  mengatakan meski pelaksanaan sempat molor lantaran pengawas membagikan ujian disekolah terlebih dahulu baru ke lapas. Namun pelaksanaan tetap berjalan lancar. Pihaknya sendiri tidak mengizinkan 2 pelajar ini melaksanakan UN disekolah demi menjaga keamanan.

“Kalu dibawa keluar nanti dikhawatirkan ada persoalan keamanan. Serta satu peserta masih tahanan jaksa sehingga harus izin jaksa. Terus kalau keluar harus izin polisi sehingga rumit prosesnya,” tambahnya.

Anak-anak ini kata dia belajar secara otodidak tanpa ada bimbingan dari pihak sekolah.

Untuk diketahui selain di Lapas Bengkulu beberapa tahanan juga memberikan izin pelajar melaksanakan UN seperti di Manna ada 1 orang pelajar, Argamakmur ada 7 pelajar, dan tahanan Curup  1 pelajar. (sey)


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:



Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *