Dokumen C1 Tanpa Hologram, 4 Kelurahan Terindikasi Curang

Oleh Tgl: April 11, 2014
Hologram

Kami tida menerima dokumen C1 dengan hologram dan hal ini sangat berpeluang terjadinya kecurangan apalagi ketika terjadi sengketa hasil Pemilu

Rio Andika

BENGKULU – Proses Pemilihan Umum (Pemilu) 9 April 2014 diragukan keabsahannya lantaran ditemukan dokumen C1 tanpa dilengkapi hologram sebagai bukti yang menjamin keaslian hasil penghitungan suara.

Temuan dokumen C1 tanpa dilengkapi hologram ini terjadi di sedikitnya 4 Kelurahan yaitu Lingkar Barat, Jalan Gedang, Malabero, Tengah Padang dan beberapa kelurahan lain dalam Kota Bengkulu.

Salah satu saksi dari Partai Gerindra Rio Andika yang memegang dokumen C1 tanpa hologram mengatakan  kondisi seperti ini rentan terjadi masalah dan sangat berpotensi terjadi kecurangan dalam penghitungan dan rekapitulasi suara.

“Kami tida menerima dokumen C1 dengan hologram dan hal ini sangat berpeluang terjadinya kecurangan apalagi ketika terjadi sengketa hasil Pemilu yang mengharuskan para pihak mengklaim perolehan suara dengan membawa bukti formulir C1, punya kami pasti akan diragukan keasliannya karena tanpa hologram,” katanya, Kamis (10/4).

Padahal menurut dia sebelumnya KPU sudah mensosialisasikan bahwa hologram itu merupakan suatu penandaan yang akan berguna saat terjadi sengketa terkait hasil pemilu.

“Sebab didalam aturan sudah dijelaskan bahwa dokumen C1 yang resmi dan diakui harus berhologram,” tambahnya.

Disisi lain, Koordinator hukum dan pengawasan Panwaslu Kota Bengkulu Fatimah Siregar mengatakan sudah menerima pengaduan atas persoalan dokumen saksi tanpa hologram itu. Dia mengaku tanpa hologram memang rentan terjadi kecurangan. Sayangnya pihaknya masih belum bisa mendapatkan solusi untuk persoalan ini.

“Kami sudah koordinasikan dengan KPU tetapi belum mendapatkan jawaban resmi,” sampainya.(sey)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *