Bulan Depan, DPRD Kota Bakal Sahkan Tiga Perda

Oleh Tgl: April 20, 2014
Suimi

Badan Legislasi DPRD tengah melakukan harmonisasi atas tiga perda tersebut. Kalau pembahasan 3 raperda inisiatif dewan itu sudah tuntas. Tinggal lagi kita menggelar rapat internal kita. Dan target kita sekitar bulan Mei nanti, 3 raperda itu sah menjadi Perda

Suimi Fales, SH, MH

BENGKULU – Jika tidak ada aral melintang, bulan depan DPRD Kota Bengkulu akan mengesahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang sudah beberapa waktu lalu dibahas.

Seperti diungkapkan oleh Ketua Badan Legislasi (Banleg) DPRD Kota Bengkulu, Suimi Fales, SH, MH menurutnya ketiga Raperda Inisiatif tersebut adalah Raperda tentang Sistem Penyelenggaraan Pendidikan, Raperda tentang Penyelenggaraan Usaha Pemondokan dan Raperda tentang Perlindungan Anak dan Perempuan Korban Kekerasan.

“Badan Legislasi DPRD tengah melakukan harmonisasi atas tiga perda tersebut. Kalau pembahasan 3 raperda inisiatif dewan itu sudah tuntas. Tinggal lagi kita menggelar rapat internal kita. Dan target kita sekitar bulan Mei nanti, 3 raperda itu sah menjadi Perda,” katanya.

Menurut Suimi, dengan disahkannnya 3 raperda inisiatif dewan nantinya bisa bermanfaat bagi masyarakat Bengkulu. Dan menjadi warisan anggota dewan kota periode 2009 — 2014 ini. Pasalnya selama periode sebelum-belumnya, tidak pernah ada raperda inisiatif dewan sendiri.

“Tiga raperda inisiatif dewan merupakan suatu kebanggaan bagi kita. Karena ini sebagai warisan kita.Dan kita sangat mengharapkan, perda itu nanti bisa bermanfaat,”ujarnya.

Dengan disahkannya Raperda tentang Sistem Penyelenggaraan Pendidikan diharapkan bisa meningkatkan kualitas pengelolaan pendidikan di Kota Bengkulu. Lalu Raperda tentang Penyelenggaraan Usaha Pemondokan diharapkan dapat mengurangi atau menekan angka kriminalitas, asusila dan tindak pidana lainnya yang terjadi dilingkungan kos-kosan.

“Kemudian terkait Raperda tentang Perlindungan Anak dan Perempuan Korban Kekerasan dapat mencegah pelaku orang untuk tidak berbuat kekerasan dalam rumah tangga,” tambahnya.

Suimi mengatakan pengesahan tersebut merupakan salah satu agenda kerja pihak legislatif bersama eksekutif. Karena itu, ia berharap dengan disahkannya raperda menjadi perda, dapat menjadi acuan semua pihak untuk menjalankan program-program ke depan dengan tujuan utama demi kepentingan masyarakat.

“Kita yakin perda yang kita hasilkan ini nanti bisa dijalani dengan baik oleh pemerintah kota. Apalagi lahirnya raperda inisiatif dewan ini berdasarkan hasil pemantauan langsung dilapangan terhadap kondisi sosial yang ada,” demikian Suimi.(sey)

 





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *