Buka Musrenbang RKPD Provinsi Bengkulu, Gubernur Sampaikan 4 Isu Strategis

Oleh Tgl: April 16, 2014
Gubernur Musrenbang

Isu ketiga yakni dibidang infrastruktur dimana infrastruktur belum memadai untuk mendukung penguatan konektivitas nasional dan isu keempat yakni perkuatana ketahanan pangan daerah guna mendukung ketahanan pangan nasional

H. Juanidi Hamsyah,S.Ag.,M.Pd

BENGKULU – Gubernur Bengkulu H. Juanidi Hamsyah,S.Ag.,M.Pd, Rabu (16/4) resmi membuka Musrenbang (Musyarawah Rencana Pembangunan)KPD Provinsi Bengkulu tahun 2014 di Hotel Horizon, Kota Bengkulu.

Acara yang merupakan agenda kerja tetap dan rutin setiap tahun ini dihadiri langsung oleh Dirjen pemerintahan umum kementerian dalam negeri RI Ir. Agung Mulyana S.MSc, Menteri perencanaan pembangunan nasional yang diwakili oleh inspektur utama Ir. Slamet Sudarsono, MPP serta beberapa kepala daerah seperti Bupati Muko-Muko Drs. H. Ichwan Yunus, CPA, MM, Bupati Bengkulu Utara Imron Rosyadi dan Wakil bupati Kaur serta kepala SKPD Provinsi Bengkulu.

Dalam acara yang bertema percepatan pembangunan perekonomian dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pengangguran di Bengkulu ini, Junaidi mengatakan ada 4 isu strategis yang sampai saat ini masih menjadi kendala dalam pembangunan di Provinsi Bengkulu karenanya dia berharap pada Musrenbang ini semua pihak dapat menghasilkan keputusan yang bisa jadi terobosan pembangunan di Provinsi Bengkulu.

“Pertama masih rendahnya mutu dan relevansi serta akses pendidikan di Provinsi Bengkulu,” katanya.

Lalu kedua, kata Junaidi dibidang kesehatan masih kurangnya jumlah dan distribusi tenaga medis dan pramedis yang tidak merata serta rencana pembangunan rumah sakit evakuasi dan peningkatan sarana rumah sakit umum di kabupaten/kota.

“Isu ketiga yakni dibidang infrastruktur dimana infrastruktur belum memadai untuk mendukung penguatan konektivitas nasional dan isu keempat yakni perkuatana ketahanan pangan daerah guna mendukung ketahanan pangan nasional,” ceritanya lagi.

Lebih lanjut, Junaidi mengatakan 4 isu strategis tersebut merupakan pengerucutan dari RPJMD Provinsi Bengkulu tahun 2010 sampai 2015.

“Isu ini menjadi dasar daripada penyusunan RKPD Provinsi Bengkulu tahun 2015,” katanya.

Sementara itu, Junaidi juga juga meminta bantuan dari pemerintah pusat tentang beberapa proyek pembangunan khususnya pelebaran jalan Bengkulu — Lubuklinggau.

“Pelebaran jalan ini sangat membantu transportasi dan menunjang perekonomian di Provinsi Bengkulu,” tambahnya.(Sey)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *