Bengkulu Siapkan Pengamanan Pulau Terluar

Oleh Tgl: April 22, 2014
Gubernur Bengkulu

Kita minta Polda mengirimkan pasukan pengamanan ke Enggano untuk memperkuat wilayah itu

Junaidi Hamsyah

Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu tengah mempersiapkan aparat untuk pengamanan pulau terluar kawasan Barat Indonesia khususnya di Pulau Enggano.

Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah meminta kepolisian agar menempatkan personil di Pulau Enggano yang berjarak 12 jam perjalanan lewat laut dari pesisir pantai Kota Bengkulu.

“Kita minta Polda mengirimkan pasukan pengamanan ke Enggano untuk memperkuat wilayah itu,” ujar Junaidi di Bengkulu (22/4) dalam pembekalan calon bintara polisi.

Dalam perekrutan oleh kepolisian kata Junaidi, pihaknya meminta agar putra daerah menjadi prioritas utama. Selain Enggano, wilayah rawan konflik lain yaitu wilayah Binduriang yang dalam dua bulan terakhir terjadi tindak kriminal berkepanjanan.

“Tolong di dua wilayah itu diutamakan putra daerah sana yang direkrut dan ditugasi disana,” lanjut Junaidi.

Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Tatang Somantri menyatakan akan mempertimbangkan usulan gubernur. Pihaknya juga akan melakukan tindakan penyelesaian tepat di kawasan pulau terluar dan wilayah rawan konflik.

Terkait pelaksanaan rekrutmen para calon bintara, kapolda juga berjanji akan menjaring putra terbaik di Bengkulu untuk memperkuat jajaran kepolisian daerah ini.

“Kami jamin pelaksanaan tes bintara ini terbuka dan fair. Jika ada yang coba bermain dan menjadi calo apalagi anggota kepolisian silahkan lapor kepada saya atau ke propam,” ujar Kapolda.

Sebanyak 7.000 orang calon bintara pria dan calon polisi wanita mengikuti seleksi ini. Setidaknya 6.600 dipastikan bakal gugur. Sebab Sekolah Polisi Negara (SPN) Bukit Kabba hanya menerima 400 orang siswa calon bintara.(dyo)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *