Bawaslu : PAN, Pelanggar Alat Peraga Kampanye Tertinggi

Oleh Tgl: April 6, 2014
bawaslu

Pelanggaran pemasangan alat peraga kampanye tertinggi di wilayah Provinsi Bengkulu sesuai temuan Bawaslu oleh PAN yang tercatat sebanyak 1.905 pelanggaran

Persadaan Harahap

BENGKULU – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bengkulu mencatat sepanjang tahun 2014 pelanggaran di Provinsi Bengkulu dalam hal pemasangan alat peraga kampanye Pemilu paling banyak dilakukan oleh Partai Amanat Nasional (PAN).

“Pelanggaran pemasangan alat peraga kampanye tertinggi di wilayah Provinsi Bengkulu sesuai temuan Bawaslu oleh PAN yang tercatat sebanyak 1.905 pelanggaran,” kata Ketua Bawaslu Bengkulu Persadaan Harahap.

Lalu kata dia peringkat kedua partai yang paling banyak melanggar atribut kampanye Pemilu 2014 di Provinsi Bengkulu yakni Partai Nasdem dengan pelanggaran mencapai 1.510 dan diikuti partai ketiga yang tidak kalah banyaknya melanggar yakni PKS sebanyak 930 buah pelanggaran.

“Seluruh partai melakukan pelanggaran dalam hal pemasangan alat peraga kampanye, tetapi 3 partai itu yang paling banyak melanggar, kami juga heran padahal KPU telah mensosialisasikan lokasi untuk pemasangan alat peraga atau alat kampanye partai politik yang sesuai  zona dan ketentuannya,” tuturnya lagi.

Kemudian partai pelanggar pemasangan alat peraga kampanye urutan ke empat yakni PDIP sebanyak 836 pelanggaran, Golkar sebanyak 730 pelanggaran, PPP sebanyak 699 pelanggaran, Hanura sebanyak 659 pelanggaran, Gerindra sebanyak 657 pelanggaran, Demkorat sebanyak 464 pelanggaran, PKB sebanyak 306 pelanggaran, PBB sebanyak 238 pelanggaran, dan PKPI sebanyak 190 pelanggaran.

Persadaan mengatakan selama kampanye partai politik pihaknya menemukan 9.124 pelanggaran pemasangan alat peraga kampanye.

“Yang paling banyak pelanggaran itu terjadi di wilayah Kabupaten Bengkulu Utara sebanyak 3.490 pelanggaran dan diikuti Kota Bengkulu sebanyak 2.172 pelanggaran,” katanya.

Lebih jauh menyikapi banyaknya pelanggaran ini pihaknya mengatakan Satpol PP sebagai mitra Bawaslu sudah dikoordinasikan untuk menertibkan pemasangan alat peraga kampanye yang melanggar ini.(sey)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *