Anies Tolak Pinangan Prabowo

Oleh Tgl: April 7, 2014
anies-baswedan

JAKARTA – “Jika Anda diminta untuk menjadi calon wakil presiden dari Prabowo apakah Anda akan menerimanya?” tanya salah seorang peserta di acara #Mengadilianies yang digelar di  Soehanna Hall SCBD, Sabtu (5/4) lalu.

Ratusan orang yang menghadiri “peradilan” tersebut terhenyak dengan pertanyaan tajam menohok tersebut. Namun Anies Baswedan—peserta konvensi Partai Demokrat yang menjadi “teradili” hanya tersenyum dan menjawab pasti, “Saya tidak mau menjadi bagian dari masalah.”

Rektor Universitas Paramadina ini kemudian menambahkan bahwasanya saat ini konsentrasinya adalah pada pencalonan presiden bukan calon wakil presiden, “Saya tidak pernah berpikir untuk kalah, saya berpikir untuk menang,” tegasnya ketika kembali ditanyakan kemungkinannya untuk menerima pinangan wakil jika Anies kalah pada pencalonan presiden.

Acara yang berlangsung selama lebih kurang 2,5 jam ini dihadiri oleh ratusan orang-orang dari latar-belakang pendidikan yang berbeda-beda. Mulai dari akademisi sampai orang non akademisi. Kebanyakan memang orang-orang yang pro Anies yang masuk dalam komunitas turun tangan—yakni orang-orang yang dengan kerelaan mengampanyekan Anies.

Namun tak sedikit juga yang datang adalah orang-orang yang penasaran akan sosok Anies Baswedan yang dinilai paling berbeda dibanding lainnya. Tak heran pertanyaan yang mengalir beragam. Mulai dari yang tajam sampai yang ringan. Namun kesemuanya dijawab Anies.

Ada yang menanyakan mengenai kabar bahwasanya konvensi yang dilakukan oleh Partai Demokrat hanyalah rekayasa dan menanyakan pendapat Anies mengenai hal itu. Dengan tegas Anies menjawab dia mengerjakan bagiannya sebaik-baiknya dan seserius-seriusnya serta mengikuti prosedur yang ada, “Saya tidak pernah menganggap ini sebagai bagian dari rekayasa saya menjalankannya dengan sungguh-sungguh,” jelasnya.

Ada juga yang meragukan kredibilitasnya dan menanyakan kenapa mau terjun ke dunia politik. Kenapa tidak mengurusi Paramadina saja atau jadi menteri pendidikan, kenapa harus presiden?

Dari sejumlah pertanyaan tajam ada juga pertanyaan unik, yang menanyakan pendapat Anies mengenai perkembangan boyband dan girlband di Indonesia. “Wah, kalau itu saya harus tanya anak saya,” jawabnya yang disambut tawa dari hadirin.

#Mengadilianies kemarin adalah acara yang digelar untuk memberi kebebasan kepada semua warga Indonesia menanyakan hal apa saja kepada calon pemimpinnya. Selain menjawab pertanyaan dari orang-orang yang datang, Anies juga menjawab pertanyaan dari sosial media seperti Twitter.

Indra Bekti yang menjadi MC #Mengadilianies mengatakan sudah selayaknya acara seperti ini digelar oleh semua calon pemimpin Indonesia. Supaya masyarakat mengenal sosok pemimpinnya. (T. Alur)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *