5 Kesalahan yang Dilakukan Perempuan Saat Mencari Pasangan

Oleh Tgl: April 30, 2014

Tidak ada pria di dunia ini seperti tokoh utama di film-film romantis—Mark Darcy di Bridget Jones’ Diary misalnya. Ataupun di bacaan-bacaan roman Anda. Jangan terlalu menempatkkan kriteria Anda setinggi-tingginya. Kita hidup di dunia nyata dan Anda juga bukan sosok sempurna.

Jangan sampai melakukan kesalahan-kesalahan berikut, sehingga membuat Anda kehilangan kesempatan bertemu dengan pria yang bisa jadi Mr. Right buat Anda!

1. Selalu Ada

Dia bukan Tuhan yang selalu ada, pria juga manusia biasa, tidak mungkin selalu ada setiap kali Anda sedang membutuhkannya. Berpikirlah logis dan jangan terlalu mendramatisir keadaan. Anda juga belum tentu selalu ada untuk dia, bukan?

2. Berjuang

Pria selalu berjuang untuk perempuan yang disayanginya–itu benar adanya. Namun hubungan yang benar adalah sama-sama berusaha dan berjuang agar hubungan tetap langgeng. Jika satu saja yang berjuang bakal timpang. Ingat pria bukan pangeran dan Anda juga bukan Cinderella.

3. Berkorban

Apa yang Anda harapkan dari seorang pria, sehingga Anda memintanya untuk berkorban mati-matian untuk Anda. sedangkan untuk orangtuanya saja dia belum tentu mau berkorban, apalagi buat Anda. Tolong realistislah, jangan menempatkan diri Anda pada posisi lemah dan menunggu untuk pria “menyelamatkan” Anda. Intinya, jika Anda suka katakan, jika dia tidak suka lupakan.

4. Menjaga

Pria yang menyayangi perempuannya akan menjaga pasangannya dengan hati-hati. Anda perempuan dewasa yang bisa menjaga diri sendiri, lantas kenapa mengharapkan orang lain untuk menjaga Anda? Jangan pernah menggantungkan diri Anda kepada orang lain—termasuk pria. Tidak ada yang abadi, jikapun ada seorang pria yang bersedia menjaga seperti itu suatu saat Anda sendirian dan mesti melakukan segala sesuatunya solo.

5.  Menerima Apa Adanya

Pria yang baik adalah yang mau menerima pasangannya apa adanya. Namun jika perubahan yang dimintanya untuk kebaikan, kenapa Anda menolak? Menerima apa adanya bukan dalam arti “menerima” Anda bulat-bulat. Hubungan yang baik dan sehat adalah hubungan yang membawa pada kebaikan, berani mengkritik pasangannya bila memang tidak baik. (T. Alur)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *