5 Ciri Anda “Sangat Orangtua” Buat Rekan-Rekan Kantor

Oleh Tgl: April 4, 2014

Jika Anda merasa sangat sangat diandalkan di kantor, itu sangat baik sekali. Apalagi berjalan dengan baik atau tidaknya situasi di kantor tergantung adanya Anda. Wah, itu menandakan kantor sangat membutuhkan Anda!

Tapi….jangan sampai ini mengganggu aktivitas Anda. Yang harus Anda camkan adalah, Anda adalah karyawan di kantor, bukan orangtua yang mengurus balitanya. Mereka adalah rekan-rekan kerja Anda. Coba cek ulang kebiasaan Anda, bisa jadi sikap Anda yang membuat Anda menjadi terkesan sebagai “orangtua”….

1. Sangat Perhatian

Anda sangat memerhatikan tiap detail perubahan teman-teman kantor Anda. Apakah potongan rambutnya, gaya berbusananya yang tidak biasanya dan selalu member komentar yang merujuk kalau Anda peduli dengan perubahannya.

2. Pemecah Masalah

Anda sering memposisikan diri sebagai pemecah masalah. Sehingga lama-kelamaan semua orang menjadikan Anda sebagai sumber solusi. Tidak hanya untuk masalah-masalah pekerjaan saja tetapi juga masalah pribadi. Wah, jangan sampai Anda kewalahan menyelesaikan urusan orang lain, sampai-sampai problem sendiri terbengkalai!

3. Menempelkan Pesan-pesan

Anda senang membuat orang lain melakukan apa yang menurut Anda baik untuk dilakukan. Coba cek ulang kebiasaan Anda. Misalnya, Anda sering mengingatkan deadline pekerjaan, menempelkan pesan di pantry jangan lupa mencabut saklar water heater, mematikan lampu bahkan Anda senang menempelkan quotes di dinding untuk memompa semangat rekan-rekan kantor.

4. Tidak Tahan Memberi Komentar

Anda tidak tahan memberi komentar kepada teman-teman kerja Anda yang mengeluhkan kelelahan bekerja ataupun jenuh mengerjakan tugas kantor. Setiap mendengar keluhan tersebut Anda ingin segera mengomentari dan bertanya kenapa mudah sekali lelah dengan “sedikit” pekerjaan tersebut dan hal-hal lainnya.

5. Tidak Asyik diajak “Bernakal” Ria

Teman-teman sering melewatkan nama Anda ketika mereka hendak berbuat sedikit “nakal”? Melanggar aturan kantor, berkomplot mengenai sesuatu hal tanpa sepengetahuan Anda dan Anda merasa terasingkan karena hal itu? Ya, sudah jelas mereka melakukannya karena mereka menilai Anda tidak asyik dijadikan sebagai partner untuk berbuat “gila”. Anda selalu memposisikan diri sebagai pekerja keras nan setia. Hei, jangan terlalu serius, nikmati pekerjaan dan hidup Anda! (T. Alur)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *