5 Cara Hindari Perselingkuhan di Kantor

Oleh Tgl: April 25, 2014

Bukan rahasia lagi kalau kantor “gudangnya” perselingkuhan terjadi. Ada begitu banyak kesempatan dan godaan yang memungkinkan berselingkuh dengan teman kantor bisa terjadi. Sebenarnya dimanapun bukan jadi masalah jika Anda membatasi diri dan tahu membedakan “pagar-pagar” relasi rekan kerja dan area privasi Anda.

1. Panggilan Sayang

Mungkin sekilas lucu dan terkesan dekat. Namun bukannya mustahil dari sekadar panggilan sayang berubah menjadi sayang betulan. “Say” atau “Yang” kerap kali menjadi sapaan buat rekan kantor.

Tidak hanya itu Anda pun menjadi terbiasa dengan sentuhan fisik seperti cium pipi kiri-kanan dan pelukan singkat. Percayalah, sesuatu yang mengarah ke fisik bisa jadi berkembang menjadi perselingkuhan jika Anda tidak menjaganya.

2. Emoticon Mesra

Perkembangan teknologi baik jejaring sosial ataupun penggunaan smartphone mempermudah komunikasi dengan siapa saja. Membuat yang jauh jadi dekat malah bertambah akrab dengan rupa-rupa emoticon yang lucu, unik dan menarik.

Tapi bila Anda tidak awas menggunakannya bisa jadi emoticon ini menjadi “jalan” untuk Anda mendua. Awalnya hanya candaan untuk mengakrabkan diri malah menjadi ruang untuk membina hubungan yang seharusnya tidak terbina.

3. Stop Pembicaraan Pribadi

Waktu yang Anda habsikan di kantor seringkali lebih banyak ketimbang waktu yang Anda miliki di rumah. Bisa jadi Anda merasa lebih dekat dengan rekan-rekan kerja Anda ketimbang orang-orang di rumah termasuk pasangan.

Membicarakan hal-hal pribadi kepada rekan kerja—terutama lawan jenis hanya membuka kesempatan dia  untuk masuk ke ranah privasi Anda. Bukan tak mungkin yang awalnya hanya sekadar teman cerita menjadi “teman” yang menemani Anda dan menggantikan kedudukan pasangan.

4. Hindari Coba-coba

Jenuh akan pekerjaan kantor kemudian masalah di rumah. Atau bisa jadi karena lelah di kantor jadi sering cek-cok dengan pasangan sehingga membangkitkan adrenalin Anda untuk mencoba sesuatu yang baru yang dapat menyemarakkan hari-hari Anda.

Jangan pernah bermain api jika Anda tahu Anda punya kemungkinan akan terbakar. Hindarilah masalah, jangan membuat “masalah” untuk membuat hidup Anda lebih semarak.

5. Komunikasi Bersama Pasangan

Komunikasi dengan pasangan itu perlu. Menjaga keharmonisan, bukan hanya supaya hubungan langgeng atau pasangan makin sayang tetapi juga menghindari hal-hal negatif dari luar yang bukan tak mungkin menyerang keutuhan hubungan Anda dan pasangan. (T. Alur)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *