Urutan Ke-30 Dari 33 Provinsi, Bengkulu Dinilai Ketinggalan

Oleh Tgl: March 16, 2014
Peta-Administrasi-Provinsi-Bengkulu

Bengkulu jelas jauh dibawah provinsi lainnya, bahkan untuk provinsi yang ada di SumateraBengkulu jelas jauh dibawah provinsi lainnya, bahkan untuk provinsi yang ada di Sumatera

Dr. Ridwan Nurazi

BENGKULU – Provinsi Bengkulu dinilai jauh ketinggalan dari provinsi lainnya di Indonesia. Pasalnya saat ini provinsi Bengkulu menempati posisi 30 dari 33 provinsi di Indonesia, dalam hal tingkat investasi dan pembangunan.

“Bengkulu jelas jauh dibawah provinsi lainnya, bahkan untuk provinsi yang ada di Sumatera,” ujar Rektor Universitas Bengkuu Dr. Ridwan Nurazi, Minggu (16/3).

Menurutnya meski dari sisi pendidikan tertinggal untuk sisi pendidikan masih masuk hitungan sebab Universitas Bengkulu masih berada dalam peringkat 60 dari 120 Universitas terbaik di Indonesia.

“Perguruan tinggi ini harusnya menjadi salah potensi untuk dapat membantu pembangunan di Bengkulu. Kita masih bisa mengalahkan UII Jogjakarta, Universitas trisaksti dan universitas Jambi,” ujarnya.

Disisi lain Bupati Musi Rawas Ridwan mukti dalam makalahnya pada seminar nasional dengan tema Membangun kemampuan bersaing daerah dalam menyongsong Asean economic comunity 2013, Sabtu (15/3), pada dasarnya Indonesia termasuk Bengkulu memiliki tiga tantangan dalam mengimplemtasikan AFTA menuju Masarayat Ekonomi Asia (MEA).

“Yakni pendekatan lintas sektoral untuk meningkatkan daya saing, agar mampu meningkatkan daya saing maka perlu pengembangan industri yang berbasis pada bahan baku lokal,” paparnya.

Lalu persiapan yang matang dalam fasilitas perdagangan yang harus menjadi pokus pemerintah dalam memperlancar arus perdagangan dan mengantisipasi persiapan fleksibilitas  pada sektor yang menguasai hajat hidup orang banyak, sebab selama ini ekspor dari Indonesia mayoritas merupakan hasil sumber daya alam dan produk manufaktur yang berteknologi rendah Seperti produk tekstil, kerjainan, kayu, kopi, karet dan minya kelapa sawit.

“Sebenarnya ada empat sektor yang bisa menunjang sektor perdagangan yaitu pelabuhan, kepabeanan, peraturan dan infrastruktur,” jelasnya.(sey)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *