Sungai Tercemar, Menteri LH Kunjungi Bengkulu

Oleh Tgl: March 23, 2014
Foto kementerian LH

Termasuk kemudian akan meresmikan teknologi pemanfaatan tinja menjadi biogas dan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) kepala laboratorium se-Indonesia

Iskandar, ZO

BENGKULU – Menteri Lingkungan Hidup (LH) Balthasar kambuaya, Minggu (23/3) melakukan kunjungan ke Bengkulu untuk memantau langsung kerusakan Daerah Aliran Sungai (DAS) di provinsi Bengkulu.

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) provinsi Bengkulu Iskandar ZO, mengatakan kunjungan menteri LH akan berlansung selama 2 hari.

“Termasuk kemudian akan meresmikan teknologi pemanfaatan tinja menjadi biogas dan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) kepala laboratorium se-Indonesia,” katanya.

Menurutnya, pada rakernis itu nanti juga akan dibahas mengenai dampak pencemaran aliran sungai terutama yang menjadi sumber air minum.

“Bersamaan dengan itu, menteri juga akan melaunching teknologi Bio gas bio elektrik yanng dibuat oleh Lipi,” jelasnya.

Sebanyak 6 Daerah Aliran Sungai (DAS), jelasnya, menjadi sumber utama air minum daerah di provinsi Bengkulu telah dilaporkan tercemar.

“Aliran sungai tersebut tercemar akibat limbah sampah rumah domestik dari lingkungan masyarakat yang berada di dekat aliran sungai,” katanya.

Ia mengatakan, meski telah tercemar, air dari aliran sungai tersebut tetap menjadi sumber konsumsi utama bagi masyarakat setempat. “Padahal, dari uji laboratorium, kadar pencemarannya sudah sangat tinggi dan berbahaya bagi kesehatan,” ujarnya.

Aliran sungai yang tercemar tersebut, katanya, yakni DAS air Bengkulu, air Nelas, air Padang guci Kaur, air Manna, air Selagan dan air Masno.

“Aliran sungai tersebut, mengandung bakteri e coli dalam kadar tinggi, dan tidak baik untuk kesehatan,” jelasnya lagi.

Bersama rombongan kementrian LH, hadir juga rombongan dari Kementrian Pekerjaan Umum (PU), LIPI dan dewan nasional perubahan iklim.(fr2)

 





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *