Samisake, Kel. Kebun Geran Terima Rp 69,5 Juta

Oleh Tgl: March 3, 2014
SAMISAKE HEBOH

Alhamdulillah kali ini giliran warga Kelurahan Kebun Geran, manfaatkanlah dengan baik dana ini insyallah kalau usaha lancar akan ditambah dengan pinjaman yang lebih besar

H. Helmi Hasan, SE

BENGKULU – Walikota Bengkulu H. Helmi Hasan, SE  menyalurkan dana bantuan dana Samisake untuk warga Kelurahan Kebun Geran dengan nominal sebanyak Rp 69,5 Juta, Senin (3/3) siang.

Didampingi  Kepala Dinas Koperasi Pembinaan Usaha Kecil Mikro dan Menengah Kota Bengkulu, Erwan Syafrizal SE dan ketua UPTD Samisake Benny A. Dana Bergulir Satu Miliar Satu Kelurahan  sebanyak Rp 69,5 juta tersebut dialokasikan untuk 37 kepala keluarga dengan beraneka ragam usaha.

“Alhamdulillah kali ini giliran warga Kelurahan Kebun Geran, manfaatkanlah dengan baik dana ini insyallah kalau usaha lancar akan ditambah dengan pinjaman yang lebih besar,” kata Helmi kepada warga di Kantor Lurah Kebun Geran, Kecamatan Ratu Samban, Kota Bengkulu.

Selain memaparkan dan meminta warga Kel. Kebun Geran untuk mengembalikan dana samisake. Dikatakan Helmi dana Bergulir Samisake ini khusus yang mereka yang mau berusaha. Dan wajib dari warga Kota Bengkulu.

“Yang minjam tidak bekerja boleh, yang sudah punya pekerjaan untuk mengembangkan usahanya juga boleh tapi harus warga kota,” jelasnya.

Sementara, Ketua LKM Kebun Geran dengan nama Asmi Nurunnisa, Endang Mulyati mengatakan dari 37 peminjam dana bergulir ini, pihaknya sudah melakukan verifikasi dan menilai para peminjam sudah lolos untuk mendapatkan pinjaman dana itu. Dari pinjaman tersebut rata-rata warga meminjam dari Rp 1 Juta sampai Rp 2 Juta.

“Semua sudah diverifikasi dan tidak ada kendala. Memang dalam pengajuan kami meminta anggaran sebesar 400an juta Cuma baru diakomodri 69,5 juta rupiah,” jelasnya.

Dalam penyaluran yang disambut antusias oleh warga ini, Helmi juga menyempatkan diri menyerahkan dana samisake secara simbolis kepada 4 warga dengan beragam usaha yakni Gulan Azari dengan pinjaman Rp 1,5 juta usaha jual Pop Ice, Emili Susanti usaha menjual lontong dengan pinjaman Rp 2 juta, Hamdani Lubis usaha menjual rujak dengan pinjaman Rp 2 juta, dan Agustini menjual kripik Bledang dengan pinjaman Rp 1,5 juta.

“Saya harap dengan bantuan ini bisa mengembangkan usaha saya,” kata Agustini kepada bengkuluonline.com.(sey)


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:



Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *