Pengesahan Pemekaran Lembak Terancam Batal

Oleh Tgl: March 12, 2014
paripurna pemekaran lembak

Dan dari 33 DOB yang masuk prioritas tersebut ternyata nama pemekaran Kabupaten Lembak sama sekali tak masuk dalam daftar tersebut

H. Suharuddin Derus,SH

BENGKULU – Informasi terbaru setelah rencana pengesahan Pemekaran Lembak tanggal 6 Maret 2014 lalu batal. Lembak kembali terancam tidak disahkan, pasalnya dari 65 usulan pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) yang sudah masuk Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, ternyata yang disepakati sebanyak 33 usulan pemekaran.

Anggota DPRD Provinsi Bengkulu DPRD Provinsi H. Suharuddin Derus,SH mengatakan pemekaran Lembak harus ditunda dan tertundanya pengesahan RUU pemekaran DOB termasuk kabupaten Lembak tersebut dikarenakan masih ada 30 DOB dari 65 DOB se-Indonesia yang diusulkan yang belum mendapat rekomendsi dari DPD RI.

“Dan dari 33 DOB yang masuk prioritas tersebut ternyata nama pemekaran Kabupaten Lembak sama sekali tak masuk dalam daftar tersebut,” katanya yang juga mantan anggota pansus pemekaran kabupaten Lembak, Rabu (12/3).

Dari 33 pemekaran DOB tersebut diantaranya, 17 usulan pemekaran DOB dari Papua dan Papua Barat.  Sedangkan 16 pemekaran DOB tersebut yakni masing-masing calon Kota Tahuna (Sulut), Kota Muara Bungo (Jambi), calon Kabupaten Maumere (NTT), Sekayan Raya (Kalbar), Kepulauan Kundur (Kepri), Talaud Selatan (Sulut), Banua Landjak (Kalbar), Lombok Selatan (NTB), Simalungun Hataran (Sumut), Bogor Barat (Jabar), Sukabumi Utara (Jabar), Renah Indojati (Sumbar), Kikim Area (Sumsel), Panipi (Gorontalo), dan 2 pemekaran DOB lainnya masing-masing calon provinsi yakni Provinsi Sumbawa dan provinsi Tapanuli.

Sehingga otomatis sisanya sebanyak 32 pemekaran DOB termasuk Kabupaten Lembak gagal masuk prioritas pembahasan tahap I.

Suharuddin mengatakan terdapat 19 DOB yang belum dikunjungi oleh tim verifikasi dewan pertimbangan otonomi daerah Kemendagri.

“Penundaan pengesahan RUU pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) kabupaten Lembak karena terdapat 30 DOB dari 65 DOB se-Indonesia belum mendapat rekomendasi dari DPD RI,” ujarnya.

Akibatnya 65 DOB provinsi dan kabupaten tersebut akan serentak di paripurnakan dalam agenda pengesahan RUU pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB).

“Usulan pemekaran kabupaten Lembak berada pada urutan ke-4 dari 65 DOB se-Indonesia. Bahkan berkas usulan pemekaran kabupaten Lembak ini sudah dinyatakan lengkap,” tegasnya.

Untuk diketahui awalnya pengesahan ini dilakukan pada rapat paripurna DPR RI tanggal 6 Maret 2014 dengan agenda pengesahan RUU pemekaran daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Lembak sayangnya harus batal dilaksanakan dan kembali ditunda.(sey)


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:



Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *