MUI : Golput, Termasuk Perbuatan Dosa

Oleh Tgl: March 3, 2014
golput

MUI berkewajiban untuk mengingatkan tentang fatwa wajib bagi umat Islam menggunakan hak pilihnya. Bagi yang tidak menggunakan hak pilihnya, maka telah berbuat dosa

BENGKULU – Pemilu legislatif 9 April dan pemilihan presiden (pilpres) 2014 yang sebentar lagi harus disambut baik oleh umat beragama islam. Pasalnya Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah mengeluarkan fatwa wajib bagi umat Islam menggunakan hak pilihnya kalau tidak menggunakan hak pilihnya, maka ia telah berbuat dosa.

“MUI berkewajiban untuk mengingatkan tentang fatwa wajib bagi umat Islam menggunakan hak pilihnya. Bagi yang tidak menggunakan hak pilihnya, maka telah berbuat dosa,” Kata Anggota Komisi Fatwa MUI Pusat Aminudin Yakub, Minggu (2/3).

Dikatakan dia Fatwa wajib memilih itu merupakan hasil ijtima’ Ulama Fatwa III MUI di Kabupaten Padang Panjang, Padang, Sumatera Barat, pada 2009.

Pemilu adalah strategi untuk memperbaiki nasib bangsa. Selain itu, juga memperbaiki nasib umat Islam. Atas dasar itulah, umat Islam wajib memilih. Dengan ikut memilih, maka umat Islam telah berpartisipasi mengubah nasib umat Islam juga.

“Maka umat Islam telah berpartisipasi mengubah nasib umat Islam juga, dengan memilih berarti berusaha memperjuangkan kepentingan umat Islam,” jelasnya

Disisi lain, Rektor IAIN Bengkulu Prof. Dr. H. Sirajudin M, M.Ag, MH sebagai Negara yang dengan ciri khas keberagaman agama, kelompok keagamaan khususnya Islam memiliki peran yang sangat penting untuk terselenggaranya pemerintahan yang bersih sesuai dengan tuntunan yang sudah diajarkan oleh Nabi.

“Pembelajaran dan pendidikan politik selama sudah dilaksanakan di kampus,” ujarnya.(sey)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *