Mandi Di Pantai Panjang, Mahasiswa Unsri Menjemput Maut

Oleh Tgl: March 29, 2014
Tenggelam

Kami begitu terkejut ketika 2 teman kami tergulung ombak tapi satunya berhasil diselamatkan, satunya lagi tidak bisa kita tolong

Frans Situmorang

BENGKULU – Malang tak dapat ditolak untung tak dapat diraih, satu orang mahasiswa pengunjung Pantai Panjang, Kota Bengkulu Fridolin Marpaung tenggelam terseret arus di kawasan Pasir Putih Pantai Panjang, Sabtu (29/3) petang.

Saksi yang juga rekan korban Frans Situmorang (22th) mengatakan dia bersama korban dan 6 rekan lainnya berasal dari Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan datang ke Bengkulu untuk berekreasi karena tengah libur kuliah.

“Kami ber-delapan memang dari Lahat langsung ke Bengkulu, tidak mampir-mampir langsung ke pantai, karena memang kami lagi libur kuliah,” kata mahasiswa Universitas Sriwija, Palaembang ini kepada bengkuluonline.

Frans mengatakan kronologis kejadian berawal ketika dia bersama enam rekan lainnya bermain di pingiran pantai lalu karena melihat Pantai Panjang indah dan menarik mereka tertarik untuk mandi dan mengaku tidak tahu kalau daerah itu berbahaya. Lalu tiba-tiba datang gelombang menyeret 2 pengunjung ini yang akhirnya satu bisa terselamatkan

“Sekitar pukul 14.00 WIB kami sampai di Bengkulu, kami makan nasi Bungkus dulu terus kami mandi ber-tujuh, satu teman kami enggak mandi dia duduk saja melihat kami. Kami begitu terkejut ketika 2 teman kami tergulung ombak tapi satunya berhasil diselamatkan, satunya lagi tidak bisa kita tolong,” tambahnya.

Sementara, Zulkifli yang merupakan nelayan mengaku ketika sedang beraktivitas dirinya melihat 2 pemuda tersebut tertarik ombak karenanya dirinya langsung melemparkan tali dan berhasil diselamatkan oleh salah satu rekan korban.

“Saya lemparkan tali dan berhasil ditarik sementara ketika saya melempar tali untuk kali kedua tidak mampu lagi ditarik oleh pamuda tu,” jelasnya.

Data yang dihimpun bengkuluonline didapat bahwa rekan Fridolin Marpaung mahasiswa jurusan teknik pengolahan produk hasil pertanian Unsri yang tenggelam ke Bengkulu ditemani 7 rekannya yakni Frans Situmorang (22th), Edka Malau (23th), Ardi Sitorus (22th), Ferianto Lumbantoruan (23th), Huber Purba (22th), Frengki Panjaitan (20th), dan Andre (22th). Pencarian sudah dilakukan oleh pihak BPBD, SAR, TNI AL, dan PMI namun korban masih belum ditemukan.(sey).





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *