Kuota Aleg Perempuan Diprediksi Lebih dari 30 persen

Oleh Tgl: March 28, 2014
Akademisi Unihaz

Kalau 2014 bisa caleg perempuan lebih dari 30 persen, dengan catatan dipenuhi 1 undang-undangan dan 3 aturan PKPU yang sudah dibentuk, tidak akan terisi kalau salah satu saja peraturan tidak berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku

Himawan Ahmed Sanusi, SH, MH

BENGKULU – Anggota legislative (aleg) pada Pemilu 2014 ini diprediksi akan menelurkan lebih dari 30 persen perempuan.

Hal ini diungkapkan oleh Akademisi Universtas Hazairin Himawan Ahmed Sanusi, SH, MH menurutnya prediksi itu bisa tercapai jika pada pemilu 2014 ini berjalan sesuai dengan aturan dan PKPU yang berlaku maka kemungkinan besar jumlah kuota keterwakilan perempuan akan terpenuhi.

“Selama 2 kali pemilu berturut – turut jumlah kuota keterwakilan perempuan yang minimal 30 persen itu tidak terpenuhi,” jelas dia, Jum’at (28/3).

Dikatakan dia pada pemilu 2004 jumlah kuota keterwakilan perempuan di Indonesia hanya mencapai 65 caleg atau hanya 11 persen lalu terdapat kenaikan pada pemilu 2009 dimana jumlah kuota keterwakilan perempuan di Indonesia mampu mencapai 103 caleg atau sebsar 18 persen.

“Kalau 2014 bisa caleg perempuan lebih dari 30 persen, dengan catatan dipenuhi 1 undang-undangan dan 3 aturan PKPU yang sudah dibentuk, tidak akan terisi kalau salah satu saja peraturan tidak berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku,” jelas dia.

Yakni UU No 8 tahun 2012 tentang pemilu dimana keterwakilan perempuan minimal 30 persen, PKPU No 7 tahun 2013 tentang aturan pencalonan, DPR, DPRD prov/kab/kota, PKPU No 15 tahun 2013 tentang pedoman kampanye,  dan kemudian PKPU No 17 tahun 2013 tentang pelaporan dana kampanye, setiap dana kampanye diverifikasi dananya harus terkontrol.

“Berdasarkan UU keterwakilan perempuan, minimal kan 30 persen jadi diasumsikan saja kalau setiap dapil ada lebih dari 30 persen caleg perempuan, dipastikan peluang untuk jadi aleg lebih besar,” tutupnya.(sey)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *