KPU Provinsi Lantik PAW KPUD Kaur

Oleh Tgl: March 17, 2014
Logo-KPU

Apalagi sebetulnya bagi saya pribadi penyelenggaraan pemilu tidak asing karena di Panwaslu saya sebagai kepala sekretariat. Dan komunikasi juga terjalin dengan baik dengan komisioner KPU kedepan kita harap juga akan semakin baik lagi

Edwin Aldain, SE

BENGKULU – Pasca pemecatan salah satu anggota komisioner KPU Kab. Kaur Titin Sumarni oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) beberapa waktu lalu. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu akhirnya melantik Pengganti Antar Waktu (PAW) Titin Sumarni dengan Edwin Aldain, SE.

Pelantikan yang dilakukan langsung oleh Ketua KPU Provinsi Bengkulu serta 4 komisioner KPU Provinsi lainnya ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Kaur Hj Yulis Suti Sutri, Senin (17/3) petang di Hotel Splash Kota Bengkulu.

Ketua KPU Provinsi Bengkulu Irwan Syaputra mengatakan pemecatan Titin Sumarni dari komisioner KPUD Kaur berdasarkan Melalui putusan Nomor 1/DKPP-PKE-III/2014 yang mengungkapkan hakim DKPP memerintahkan KPU Provinsi membatalkan pengangkatan Titin Sumarni sebagai komisioner KPU Kaur lataran terlibat partai.

“Iya anggota KPUD Kaur atas nama Titin Sumarni resmi diggantikan Edwin Aldain,” katanya.

Sementara Edwin Aldain mengatakan setelah dilantik dirinya sudah siap untuk membaur dengan 4 komisioner lainnya menyukseskan pemilu 9 April 2014 di Kaur. Apalagi kata dia sebagai kepala sekretariat di Panwaslu Kab. Kaur dunia penyelenggaraan pemilu sudah biasa dihadapi.

“Setelah pelantikan otomatis saya sudah siap. Apalagi sebetulnya bagi saya pribadi penyelenggaraan pemilu tidak asing karena di Panwaslu saya sebagai kepala sekretariat. Dan komunikasi juga terjalin dengan baik dengan komisioner KPU kedepan kita harap juga akan semakin baik lagi,” katanya.

Lebih lanjut, Anggota KPU yang akan membidangi Divisi hukum pengawasan dan logistik pemilu ini mengatakan sudah bisa menguasai teknis kerja.

“Apalagi sekarangkan sudah masuk masa krusialnya pemilu, tidak ada waktu lagi bagi kita membagi perhatian ke yang lain. Fokus hanya untuk pelaksanaan pemilu. Dan soal teknis penyelenggaraan pemilu maka insyaallah bisa walaupun perlu penyuasaian,” tutupnya.(sey)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *