Kemenakertrans Siapkan Beasiswa Daerah Transmigrasi

Oleh Tgl: March 25, 2014
Muhaimin

Program beasiswa merupakan bagian dari layanan pelatihan dan pendidikan baik formal maupun non formal di kawasan transmigrasi. Aspek pelatihan dan pendidikan akan membentuk generasi transmigran yang mandiri sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga

Muhaimin Iskandar

BENGKULU – Kementerian Tenaga kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) akan menyiapkan program beasiswa penjaringan siswa berpotensi di daerah transmigrasi. Melalui program beasiswa pendidikan ini  diharapkan dapat meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di berbagai kawasan transmigrasi yang tersebar seluruh Indonesia.

“Program beasiswa merupakan bagian dari layanan pelatihan dan pendidikan baik formal maupun non formal di kawasan transmigrasi. Aspek pelatihan dan pendidikan akan membentuk generasi transmigran yang  mandiri sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga” kata Menteri Tenaga Kerja dan Transnigrasi  Muhaimin Iskandar   seusai menghadiri  pengukuhan Dewan Pengurus Daerah Perhimpunan Anak Transmigran Republik Indonesia (DPD PATRI) Bengkulu Periode 2014-2019 di Bengkulu pada Selasa  (25/3).

Sejak Program beasiswa ini bergulir mulai tahun 1994 sampai 2013, sedikitnya sudah 227 anak transmigran yang telah mendapatkan beasiswa untuk belajar di  Universitas Jenderal Soedirman. Beasiswa bagi 227  putra-putri transmigran ini terdiri dari program beasiswa Kemnkertrans sebanyak 169 orang, program bidik misi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 32 orang,  dan beasiswa pendidikan Unsoed 26 orang.

Pada tahun 2014, direncanakan Kemenakertrans memberikan beasiswa kepada 15 orang anak transmigran untuk  belajar di Universitas Jenderal Soedirman dan 7 orang penerima beasiswa akan belajar di  IAIN Raden Fatah Palembang. Sedangkan PATRI bekerjasama dengan Universitas Islam Kalimantan (Uniska) memberikan beasiswa kepada 150 anak transmigran.

Muhaimin mengatakan selama ini layanan pelatihan dan pendidikan kepada para transmigran dan keluarganya telah disediakan sejak jenjang pendidikan tingkat dasar, sekolah lanjutan pertama dan sekolah lanjutan atas di seluruh kawasan transmigrasi yang ada di Indonesia.

Namun pemerintah melalui Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi pun berkomitmen untuk membantu putra-putri transmigran dengan membuka akses pendidikan tinggi melalui program beasiswa sehingga anak-anak transmigran memiliki kesempatan menuntut ilmu pada jenjang pendidikan D3 dan Strata 1.

“Kemnakertrans terus mengembangkan kerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta beberapa universitas negeri dan swasta agar dapat menampung dan memberikan beasiswa yang lebih banyak bagi anak-anak transmigran. Kerjasama ini akan bisa meningkatkan  SDM dan mengangkat potensi-potensi di kawasan transmigrasi, “ kata Muhaimin.

Dengan kerjasama ini, kata Muhaimin keinginan para transmigran agar anaknya bisa kuliah dapat terfasilitasi dengan lebih baik lagi. Kepada anak-anak transmigran ini diberikan beasiswa sejak mulai kuliah sampai mencapai gelar kesarjanaan, baik beasiswa reguler, biaya pendidikan maupun dukungan Praktek Kerja Lapangan.

Namun Muhaimin berharap setelah menempuh pendidikan tinggi, diharapkan putra-putri transmigran dapat kembali ke daerahnya masing-masing untuk berkarya dan melipatgandakan produktivitas lahan, pendapat usaha tani, wirausaha dan memajukan pembangunan di daerahnya.

“Saya berharap nantinya anak-anak transmigran yang telah berhasil lulus dari perguruan tinggi dapat terus berupaya memberikan kontribusi positif kesejahteraan keluarga transmigran yang  ada di berbagaidaerah di Indonesia,”kata Muhaimin.

Mereka pun diharapkan dapat membantu pemerintah dalam melakukan pembinaan dan pendampingan terhadap keluarga transmigran, baik bidang pendidikan, pengembangan pertaniandankewirausahaan sehingga kesejahteraan dan taraf hidup transmigran dapat terus meningkat.(fr2)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *