Kembali Menyusut, Luas Pulau Tikus Bersisa 0,77 Ha

Oleh Tgl: March 23, 2014
Pulau Tikus

Iya kembali menyusut dari perhitungan tim kami tinggal 0,77 hektare lagi

Dr. Gunggung Senoaji, S.HUT, MP

BENGKULU – Jika pada pengukuran di tahun 2011 luas Pulau Tikus 0,8 hektare, pengukuran terbaru, Minggu (23/3) oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Bengkulu terungkap luas Pulau tikus pada tahun 2014 ini tinggal 0,77 Ha.

“Iya kembali menyusut dari perhitungan tim kami tinggal 0,77 hektare lagi,” kata Ketua tim percepatan penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) Badan Lingkungan Hidup Provinsi Bengkulu Dr. Gunggung Senoaji, S.HUT, MP.

Kepada awak media yang ikut bersama tim, Gunggung mengungkapkan memang pada pengukuran tahun 2011 luas Pulau Tikus diakui oleh BPN seluar 0,812 hektare. Luas ini juga sudah menyusut dari luas awalnya yang sebesar 2 hektare.

“Pulau yang terletak di perairan Pantai Bengkulu ini awalnya seluas 2 hektare, tahun 2011 menyusut menjadi 0,812 hektare kemudian pengukuran terbaru kita menyusut lagi, penyusutan ini termasuk dalam kategori penyusutan cepat,” jelas dia.

Dikatakan dia menyusutnya luas pulau ini karena terus terkikis oleh abrasi pantai dan hal ini disebabkan oleh perubahan iklim yang terus terjadi di dunia.

“Ketika Karbon Dioksida bertebaran dan sangat banyak keberadaannya ini yang menyebabkan perubahan iklim terjadi. Dan ini bukan masalah di Provinsi Bengkulu saja melainkan sudah menjadi masalah global. Pulau Tikus ini menyusut karena permukaan air laut yang terus meningkat dampak dari perubahan iklim,” jelasnya.

Dari pantauan di lapangan, bukti nyata dari penyusutan pulau yang suasananya masih alami dan bersih ini dengan hancurnya sebagian bangunan yang biasa ditepati tamu, lalu dari keberaaan pohon yang tinggal sebagian tertanam sebab sebagian lagi akarnya sudah tidak bersama media tanah akibat tergerus air laut.(sey)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *