Jelang Pemilu, UU Desa Jadi Rebutan Parpol

Oleh Tgl: March 27, 2014
Budiman

Coba saja lihat banyak yang pamer bahwa parpolnya yang menjadi inisiator atau mengkawal sehingga UU Desa akhirnya terealisasi

Budiman Sujadmiko

BENGKULU – Jelang pemilu 2014 Undang-Undang nomor 6 tahun 2014 tentang Desa jadi rebutan parpol yang ingin menarik hati masyarakat. Pasalnya sudah banyak parpol yang klaim bahwa mereka menjadi inisiator dana Rp 1 miliar untuk setiap desa.

“Coba saja lihat banyak yang pamer bahwa parpolnya yang menjadi inisiator atau mengkawal sehingga UU Desa akhirnya terealisasi,” kata Anggota DPR RI dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Budiman Sujadmiko, Kamis (27/3) di Kuala Beach, Kota Bengkulu.

Budiman yang hadir ke Bengkulu untuk menyampaikan materi kepada seluruh Kades se Kabupaten Bengkulu Tengah ini menghimbau agar masyarakat paham akan hadirnya UU yang segera diterapkan itu.

“Jangan sampai masyarakat Bengkulu tertipu, sebab  anggaran desa itu bukan karena memilih partai mereka tetap karena UU itu memang sudah ada. Jadi itu penipuan,” tambahnya.

UU tentang Desa ini katanya memiliki filosofi pengarusutamaan perdamaian dan keadilan sosial. UU tentang Desa selain mengalokasikan dana kepada desa juga diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam membangun desa.

Dikatakan dia, ide tentang 10 persen dana APBN untuk desa didalam UU tentang Desa tersebut  rawan dipolitisasi partai politik untuk mendulang simpati dan dukungan dari masyarakat.

“Apalagi dana yang dialokasikan untuk setiap desa itu sebesar Rp600 juta hingga Rp1 miliar, dana itu besar jadi wajar dengan mudah diklaim oleh partai-partai lain dan jadi jualan jelang pemilu,” jelas dia. (sey)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *