Godaan Selingkuh Untuk Si Wanita Karir

Oleh Tgl: March 1, 2014
Commitment_400

Cantik, sukses dalam karier dan  keluarga. Apalagi yang diinginkan wanita selain ketiga hal ini? Tapi jangan langsung merasa semua aman-aman saja melainkan tetap awas. Karena hal yang tak diinginkan bisa saja mengintai bila seseorang mencapai posisi baik seperti ini.

Seperti pepatah yang menyebut, semakin tinggi sebuah pohon semakin keras pula angin yang bertiup. Benar kan? Siapa sih wanita yang tak senang dikagumi atau bahkan dicintai banyak lelaki? Meski toh Anda tak mencintai balik pria tersebut tapi tetap saja ada segenggam rasa bangga ketika ada seorang pria yang menaruh hati.

Apalagi kala Anda sudah berkeluarga mempunyai anak dan memasuki sexy forty. Jangan bohong, pasti tetap ada segurat rasa senang kan? Psikolog Alexander Sriewijono mengatakan rasa senang karena disukai lawan jenis adalah hal yang wajar.

Sah-sah saja. Namun tetap harus punya batasan. Karena yang terjadi ketika seorang wanita karier yang awalnya tak menyukai rekan kerja yang terkadung jatuh hati padanya tapi karena “bermain api” akhirnya jadi jatuh cinta betulan ke si pria.

Bermula dari TTM-an (Teman Tapi Mesra), SMS-SMS mesra, panggilan-panggilan sayang dengan nada canda bisa menjadi realita bila kebablasan. “Cukup katakan thank you pada rekan yang menaruh hati,” ujar Alexander.

Jatuh cinta memang tak bisa memilih tetapi keputusan untuk meneruskan atau menjalani bisa ditentukan. Karena kontrol ada di tangan kita, “tambahnya lagi. Dra. Psi. Mustika Tarigan mengatakan lingkungan adalah salah satu penyebab perselingkuhan yang terjadi antar rekan kerja.

Ini dikarenakan intensitas pertemuan yang tinggi, ketidakpuasan dalam rumah tangga, tidak mempunyai komitmen kepada pasangan dan gaya hidup yang tak sehat. Sebagai wanita karier dengan mobilitas tinggi, bertemu banyak orang, belum lagi ukiran kesuksesan yang dicapainya membuat para wanita berkarier merasa  punya “power” dengan apa yang dipunyanya. Sehingga tak jarang lepas kendali.

Untuk itu psikolog Alexander Sriewijono memberikan tips kepada wanita karier maupun pria agar tidak terjerat cinta sesat teman sekerja. Salah satunya adalah dengan mengingat ciuman pertama kita dengan pasangan. “Rasa ciuman pertama dengan orang yang dicintai harus tetap dijaga,” imbuhnya.

Jangan pernah mencoba menghilangkan rasa ciuman pertama Anda dengan ciuman orang lain yang Anda kira Anda mencintainya. Orang bilang ciuman pertama itu rasanya seperti coklat. Ada juga yang mengatakan seperti stroberi.

Anda sendiri bagaimana? Mulai sekarang jangan lagi mengingat bagaimana rasanya tetapi bagaimana mempertahankan agar rasa itu tetap ada. Tentunya dengan tidak melakukannya dengan yang lain…(T. Alur)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *