Dugaan Gratifikasi, Walikota Tak Ingin Kembalikan Hadiah

Oleh Tgl: March 7, 2014
Helmi Hasan

Tidak, malah kita akan selalu mengajak semua pihak untuk mengorbankan sebagian rejeki untuk kemakmuran masjid

H. Helmi Hasan, SE

BENGKULU – Walikota Bengkulu H. Helmi Hasan, SE memastikan terus melanjutkan program shalat berhadiah untuk masyarakat Kota Bengkulu meski banyak kontra yang menghampiri. Bahkan dipastikan hadiah-hadiah doorprize yang sudah tertampung akan tetap diterima Pemkot Bengkulu.

Pernyataan ini disampaikan walikota menyusul rencana Pusat Kajian Anti Korupsi Bengkulu (PUSKAKI) Bengkulu yang akan melaporkan dugaan gratifikasi hadiah-hadiah shalat berjamaah ke Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) dalam waktu dekat.

Menurut Helmi adanya rencana dari LSM tersebut tidak akan berdampak pada program shalat berhadiah yang sudah berjalan. Pasalnya Walikota Bengkulu memastikan program ini akan terus berjalan mengingat tujuannya baik dan untuk kemaslahatan masyarakat umum.

Bahkan Helmi sendiri mendoakan agar semua pihak diberikan hidayah agar terbuka pemikirannya akan manfaat program yang sudah memasuki minggu ke-5  ini.

“Semoga Allah SWT selalu memberikan kita petunjuk dan kekuatan untuk menggapai Ridho-Nya,” katanya via Blackberry Mesengger (BBM) kepada bengkuluonline.com, Jum’at (7/3) dari Jakarta.

Lebih lanjut Helmi mengatakan untuk menindaklanjuti laporan dugaan gratifikasi yang sudah di meja Kejati Bengkulu dan akan menuju ke meja KPK dia memastikan tidak akan mengembalikan hadiah shalat berjamaah yang sudah ditampung dari berbagai donatur yang ada.

“Tidak, malah kita akan selalu mengajak semua pihak untuk mengorbankan sebagian rejeki untuk kemakmuran masjid,” tambahnya.

Kekokohan Helmi untuk tetap melanjutkan dan mempertahankan hadiah yang sudah diterima ini wajar, mengingat beberapa waktu lalu secara langsung Mendag RI Suryadharma Ali terang-terangan mendukung program ini.(sey)


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:



Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *