Disdik Kota Larang Sekolah Jual LKS

Oleh Tgl: March 2, 2014
penerbit-buku-lks

Kita melarang seluruh guru yang bertugas di daerah menjual Lembar Kerja Siswa (LKS) kepada siswa didiknya, untuk hal ini kami sudah mengumpulkan seluruh kepala sekolah baik SD, SMP, dan SMA kemarin, dan menginstruksikan agar menghentikan jual beli baik buku maupun LKS

Gianto

BENGKULU – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu mengeluarkan larangan sekolah agar tidak melakukan jual beli buku paket dan lembar kerja siswa (LKS) dari penerbit mana pun kepada setiap muridnya dengan alasan apapun

“Kita melarang seluruh guru yang bertugas di daerah menjual Lembar Kerja Siswa (LKS) kepada siswa didiknya, untuk hal ini kami sudah mengumpulkan seluruh kepala sekolah baik SD, SMP, dan SMA kemarin, dan menginstruksikan agar menghentikan jual beli baik buku maupun LKS,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu Gianto, Minggu (2/3).

Ia menjelaskan bahwa jual beli buku dan LKS dilarang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan sebagaimana telah diubah dengan PP No. 66/2010 tentang Perubahan atas PP No. 17/2010.

Dikatakan dia, pelarangan ini juga diatur dalam Peraturan Pasal 181 PP No. 17/2010  larangan tenaga pendidik baik, guru, disdik, pemda secara langsung maupun tidak langsung menjual atau menjadi distributor buku sekolah baik buku paket maupun LKS.

Menurutnya, sekolah yang masih menjual paket LKS sudah terang-terangan melanggar peraturan.

“Karena tidak dibenarkan guru menggunakan wewenang jabatannya memaksa siswa untuk membeli LKS di dalam lingkungan instansi sekolah atau mengatasnamakan instansi pendidikan agar buku atau LKS itu dibeli,” kata dia.

Jika ada sekolah melanggar kata dia, pihaknya akan mengusutnya dan memberikan hukuman. Karenanya dia berharap seluruh tenaga pendidik bisa mengindahkan imbauan Diknas setempat.

“Jika masih ditemukan guru yang memperjual-belikan buku dan tidak sesuai dengan yang diatur Pasal 181 PP No. 17/2010, pihaknya akan menerapkan tindakan tegas sesuai dengan aturan yang berlaku,” tutupnya.

Untuk diketahui maraknya penjualan LKS di Kota Bengkulu terkuak ketika dilakukan sidak oleh anggota dewan Kota Bengkulu.(sey)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *