Caleg Bengkulu Belum Lirik Media Sosial

Oleh Tgl: March 20, 2014
social_media

Belum terlalu memahami caranya

Lisa Susanti

BENGKULU – Jika di luar Provinsi Bengkulu caleg berebut menggunakan media sosial untuk berkampanye, lain halnya dengan caleg di Provinsi Bengkulu yang ternyata belum melirik media sosial untuk menggaet dukungan masyarakat.

Dari pantauan bengkuluonline.com secara acak, Lisa Susanti misalnya Caleg DPRD Kota Bengkulu mengaku belum merangkul media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram dan web pribadi karena belum terlalu memahami pemakaian teknologi tersebut.

“Belum terlalu memahami caranya,” katanya, Kamis (20/3).

Kader partai Golkar dapil 1 Kecamatan Gading dan Singgaran Pati ini mengaku sampai saat ini metode yang digunakan untuk mendapatkan minat masyarakatnya masih penguatan kepada masyarakat saja.

“Sampai sekarang metode kita masih blusukan dan penggunaan media cetak,” kata pembisnis ini.

Sama halnya dengan Lisa, caleg DPRD Provinsi dari Partai PKS Siswadi, SP mengaku belum juga menggunakan media social menarik simpati masyarakat di Kabupaten Seluma. Menurut petinggi partai PKS ini dirinya masih berkampanye secara langsung ke masyarakat.

“Kampanye secara nyata saja,” jelasnya.

Lain hal nya dengan caleg DPD RI, Riri Damayanti Jhon Latief yang mengungkapkan meski belum terlalu yakin berkampanye dengan media sosial namun sarjana psikolog ini mengatakan untuk menyeimbangi sosialisasi secara langsung dirinya hanya menggunakan facebook.

“Paling sosialisasi pake FB,” katanya.

Sementara, Anggota DPRD Kota Bengkulu yang juga kembali mencalon Sofyan Hardi mengatakan pihaknya sangat memahami peran penting media sosial ditengah kemajuan zaman karena itu hampir di media sosial dirinya melakukan sosialisasi bahkan dengan website pribadinya.

“Sosialisasi dari media sosial iya, dengan FB lalu saya juga sosialisasi dengan website pribadi saya www.sofyanhardi.com,” kata ketua MPC Pemuda Pancasila ini.(sey)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *