Besok, Angkutan Batubara Dilarang Lalui RE Martadinata

Oleh Tgl: March 25, 2014
Selupati, SH

Mulai Rabu besok mobil tidak bisa melintasi jalan RE Martadinata yang mengarah ke pulau Baai. perubahan jalur itu sudah disepakati dengan dinas instansi terkait termasuk pihak CPO, lalu disosialisasikan lagi melalui pemberitaan media massa

Selupati, SH

BENGKULU – Kepala dinas perhubungan dan informatikan Kota Bengkulu Selupati, SH mengatakan terhitung Rabu (26/3) besok jalur angkutan barang dan batu bara tidak diijinkan lagi melintasi jalan RE Martadinata.

“Mulai Rabu besok mobil tidak bisa melintasi jalan RE Martadinata yang mengarah ke pulau Baai. perubahan jalur itu sudah disepakati dengan dinas instansi terkait termasuk pihak CPO, lalu disosialisasikan lagi melalui pemberitaan media massa,” katanya, Selasa (24/3).

Selupati mengatakan perubahan jalur angkutan barang dan batu bara itu sudah disepakati semua pihak, termasuk CPO barang dan batu bara.

“Kita sudah menggelar pertemuan semua pihak bahkan dengan kapolsek. Dan jalur baru yang telah disepakati mulai dari masuk simpang air sebakul tembus ke betungan dan masuk ke simpang kandis,” katanya.

Karena keputusan bersama, Selupati yakin tidak ada lagi yang akan protes apalagi tujuan pengalihan jalur jalan ini salah satu tujuannya yakni rencana pemerintah yang ingin melakukan pelebaran jalan, dan pelebaran jembatan.

“Jika dibiarkan dapat menyebabkan jalan rusak, sehingga masyarakat sangat dirugikan. Apalagi kerusakan jalan sudah mulai terjadi dan setelah di cek lokasi jalan memang ada satu titik yang harus segera diperbaiki,” terangnya.

Dikatakan dia selain untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat pengguna jalan, peraturan ini dibentuk dengan alasan keadaan jalan yang hanya mampu menahan beban angkutan 5 ton.

Lebih lanjut guna mengatur laju lalu lintas, nantinya akan disiapkan petugas dari Dishub Kota dan kepolisian.

“Nanti akan ada operasi penertiban oleh petugas yang ditempatkan di ujung jalan Sungai Rupat dan simpang Bumi Ayu,” tutupnya.(sey)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *