Beras di Bengkulu Bukan Dari Vietnam

Oleh Tgl: March 19, 2014
Beras

BENGKULU – Menyikapi adanya isu bahwasanya beras yang ada di gudang bulog Bengkulu adalah beras dari vietnam, Humas divre bulog Bengkulu Heriswan Rabu (19/3), memastikan hal itu tidak benar.

Dugaan tersebut menyusul investigasi masuknya beras impor asal Vietnam secara nasional yang mensinyalir telah terjadi pelanggaran impor komoditas beras. “Kami pastikan beras yang ada di Bengkulu bukan dari Vietnam,” kata Heriswan.

Ia mengatakan, beras yang ada digudang bulog yang disimpan di tiga kabupaten yakni kota Bengkulu, Bengkulu Selatan dan Arga Makmur sebanyak 11 ribu ton didatangkan dari Jawa Tengah dan Jawa Timur.

“Sedangkan standar beras yang disediakan adalah beras medium dan kita pastikan bahwa beras yang beredar di pasar adalah kualitas medium bukan premium,” ujarnya. Menurutnya, pemerintah hanya mengizinkan importir swasta untuk mengimpor beras khusus atau premium.

“Sementara, Perum Bulog diperbolehkan mengimpor beras umum atau medium,” katanya. Kedepan, katanya, stok beras di provinsi Bengkulu dinilai mencukupi untuk lima bulan kedepan.

“Konsumsi beras setiap bulannya 2.000 ton, jadi kira-kira beras itu cukup untuk 5 – bulan kedepan. Sementara, dalam waktu dekat petani juga sudah memasuki masa panen,” jelasnya.(fr2)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *