Awetan Bunga Rafflesia Masuk Pameran Holtikultura Internasional

Oleh Tgl: March 24, 2014
Balitbang Provinsi Bengkulu

Pengawetan ini dilakukan Balitbang bekerjasama dengan LIPI juga bekerjasama dengan Korsel. Bunga ini kering dan bisa dilipat. Nanti yang kita tampilkan yakni bunga dengan diameter 70 cm

Diah Irianti

BENGKULU – Satu lagi inovasi Provinsi Bengkulu untuk mempertahankan kelestarian Bunga Rafflesia Arnoldi atau bunga bangkai (Amorphophallus Titanium) dengan cara diawetkan. Dan tidak tanggung-tanggung dalam waktu dekat bunga tersebut akan diikutsertakan pada Pameran Holtikultura Internasional di Korea Selatan.

“Kita sudah melakukan pengawetan pada Bunga Rafflesia dan dalam waktu dekat akan di pamerkan di kegiatan Holtikultura Internasional,” kata Gub Gubernur Bengkulu H. Junaidi Hamsyah,S.Ag.,M.Pd.

Junaidi mengatakan Bengkulu yang memiliki icon Bumi Rafflesia sudah semestinya dapat memamerkan bunga itu. Aplagi bunga tersebut jenis tanaman yang hidup tidak sepanjang tahun.

“Kita bertanya ini perlakuannya apa yang cocok. Kalau bisa kita ekpose banyak makanya dengan bunga yang diawetkan itu sebab kalau bunga itu dibiarkan akan mati dan rusak sementara orang menunggu Rafflesia yang katanya the biggest flower in the world itu yang kayak gimana,” jelas dia.

Sementara, Kepala Litbang Bengkulu Diah Irianti, Senin (24/3) mengatakan Bunga Rafflesia yang diawetkan sebanyak 2 bunga.

“Pengawetan ini dilakukan Balitbang bekerjasama dengan LIPI juga bekerjasama dengan Korsel. Bunga ini kering dan bisa dilipat. Nanti yang kita tampilkan yakni bunga dengan diameter 70 cm,” jelasnya.

Menurutnya untuk melakukan pengawetan ini pihaknya sempat bersitegang dengan BKSDA namun kendala internal tersebut akhirnya dapat terselesaikan.(Sey)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *