Asyiknya Punya Pasangan Berondong

Oleh Tgl: March 3, 2014
pasangan-muda

Umum terjadi adalah perempuan selalu mencari pria yang lebih tua darinya. Beberapa alasan klise yakni lebih dewasa, mapan, mengayomi, dan melindungi. Beranjaknya waktu, sepertinya hal ini tidak lagi menjadi trend. Justru sekarang, perempuan lebih senang pada pria yang lebih muda. Istilah nyentriknya “daun muda”.

Yang hangat menjadi isu nasional di kalangan penggemar gosip selebritis adalah pasangan Raffi Ahmad dan Yuni Shara dengan terpaut usia 15 tahun. Pun pasangan Clifft Sangra dan (Alm) Suzzana sudah lebih dulu menjalani pernikahan beda usia. Tak tanggung-tanggung sampai 25 tahun!

Banyak yang berpendapat, cinta adalah masalah perasaan. Tidak ada hubungannya dengan strata sosial, pendidikan, kekayaan, suku, agama apalagi usia. Kalimat romatisnya, cinta itu ibaratnya anak panah yang ditancapkan ke hati dua anak manusia. Tanpa ada pertimbangan apa, mengapa, bagaimana, siapa.

Memang banyak yang mengatakan tak ada alasan untuk mencintai seseorang. Namun sama halnya dengan “kemapanan dan kedewasaan” yang dicari wanita dari pria lebih tua pastinya juga ada nilai-nilai dari pria muda sehingga banyak yang “menaksirnya”.

Antara lain hidup jadi lebih bervariasi, lebih bebas yang mungkin tak didapat dari pria “dewasa”. Pria “dewasa” cenderung punya rancangan ke depan. Meski para wanita menyenangi keseriusan, gambaran masa depan yang jelas, kadang-kadang perempuan menginginkan hal-hal tidak “mengikat”. Juga, pria muda memberikan masukan pemikiran tidak biasa yang tidak terpikirkan sebelumnya.

Kriteria pasangan adalah masalah yang sifatnya sangat individual. Tiap orang mempunyai standardnya sendiri. Dalam hal ini usia, biasanya wanita memilih pria yang lebih tua. Salah satunya karena, wanita cenderung lebih cepat dewasa ketimbang pria. Biasa tampak setelah beberapa tahun usia pernikahan.

Namun sekarang, kecenderungan demikian mulai ditinggalkan. Usia matang tidak lagi menjadi poin penting bagi wanita dalam mencari pasangan. Menjalin hubungan dengan pria muda, kenapa tidak?

Elvi Andriani Yusuf, Msi mengatakan ada banyak faktor mengapa perempuan menyukai pria yang lebih muda. Salah satunya karena sifat nurturance atau pengasuhan yang kodrati terdapat pada perempuan.

Memilih pasangan yang lebih muda bisa jadi agar  nurturance-nya tersalurkan. Alasan kedua, memiliki pasangan berusia muda yang penuh spontanitas dan fun sehingga dapat ‘menulari’ pasangannya untuk juga berjiwa muda.

Dia juga menambahkan posisi urutan anak bisa jadi alasan mengapa wanita memilih pria muda. Menjadi anak sulung yang terbiasa mengasuh adik-adiknya membuat perempuan menginginkan hal yang sama untuk pasangannya.

Mengutip pendapat Freud, Elvi menyebut pria-pria muda yang kepincut wanita matang dengan oedipus complex. Yang memilih pasangan lebih tua darinya karena pengalaman masa kecil dulu. Tidak merasakan figur orangtua. Sehingga mencari kasih sayang dari wanita pasangannya.

Ada saja yang berkomentar menjalin hubungan dengan pria muda itu ribet. Soalnya masih kekanak-kanakan alis tidak dewasa.

Sejatinya, usia tidak menentukan kematangan psikologi seseorang. Demikian juga pria muda. Usia boleh di bawah tapi secara peran bisa lebih membimbing dan punya pemikiran matang. “Meski dari usia belum matang namun secara mental sudah “dewasa”,” tambah Elvi.

Berbicara soal hambatan, setiap hubungan pastinya selalu ada saja tantangannya. Untuk perbedaan usia ini, Elvi menilai akan terlebih ada hambatannya ketika sudah masuk tahun-tahun pernikahan. Terutama dalam hal kebutuhan biologis.

Kebutuhan biologis antara pria dan wanita berbeda. Seiring bertambah usia terjadi penurunan gejolak seksual pada wanita. Berbanding terbalik dengan pria yang kian berumur hasrat seksualnya makin membara.

Senada juga dengan tampilan fisik wanita yang tambah mengkerut ketika usia semakin beranjak tua. Berbeda dengan sebagian pria yang justru semakin berkharisma ketika menginjak usia matang. Contohnya saja aktor Hollywood, Harrison Ford atau George Clooney yang tampak charming  di usia mereka memasuki udzur.

Karenanya untuk menjalani hubungan yang harmonis harus ada penerimaan pada keduanya untuk menerima satu sama lain. Elvi menyarankan, sebaiknya bila memilih menikah dengan pria yang usianya lebih muda setidaknya beda usianya jangan terlalu jauh. (T. Alur)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *