Anak Ogah Makan ? Mama Kraetif Dong !

Oleh Tgl: March 9, 2014
anak-tidak-mau-makan

Nggak mau..nggak mau..nggak mau demikian tutur si kecil saat kita menyuapkan makanan padanya. Tak hanya menutup mulutnya dengan kedua tangan bahkan anak harus berlari untuk menghindari suapan kita. Waduh, jangan sampai deh anak jadi kurang gizi karena ogah makan.

Rinto Habsari, penulis buku masak mengatakan “Diperlukan cara kreatif untuk menciptakan makanan sehat, enak dan variatif yang disukai anak-anak,” kata Rinto Habsari. Dia pun menambahi, para bunda tak perlu patah semangat jika anak mogok makan atau menjadi pemilih dalam hal makanan.

Terpenting kita tak pernah bosan memberi contoh dan membujuk anak agar mau makan makanan sehat dan bernutrisi sesuai kebutuhan gizinya. “Dalam tumbuh kembang anak tak hanya perkembangan mental saja yang perlu diperhatikan tetapi fisik juga,” tambahnya lagi.

Sebagai kanak yang dalam masa tumbuh kembang tentunya penuh dengan rasa ingin tahu.  Rasa ingin tahu dari si kecil dapat digunakan orangtua untuk membuatnya tertarik mengonsumsi menu makanan yang sudah kita sediakan.

Biasanya balita tertarik pada tiga hal yakni warna, bentuk dan citarasa. Karenanya penting bagi ibu memainkan tiga hal ini menjadi kombinasi nan ciamik sehingga buah hati menjadi doyan makan. Salah satu masalah klasik hampir setiap anak di dunia adalah BIG NO pada sayuran dan buah-buahan.

Pilih sayur dan buah berwarna cantik dan potong dengan ragam bentuk yang unik. Misalnya bentuk-bentuk lucu yang disukai si kecil. Bukan tak mungkin sayur atau buah diukir menjadi tokoh kartun favorit anak.

Bisa juga dengan menampilkan si “BIG NO” dengan cara diblender atau dipadu dengan bahan lain menjadi nugget ikan sayuran atau milkshake buah-buahan. Cara lain, sayuran dimasukkan dalam sajian pasta panggang atau dibuat menjadi tempura sayur. Sayur yang sudah diiris tipis diberi adonan terigu goreng. Voila, jadilah tempura sayur!

Penyajian yang berbeda menimbulkan ketertarikan pada si kecil. Misalnya anak tak suka pisang, mama dapat memotong buah pisang lalu ditusuk menyerupai sate atau sajikan sebagai smoothie yang diletakkan dalam wadah menarik.

Jangan takut mencoba menu baru. Karena alangkah baiknya anak sejak dini anak dikenalkan dengan ragam makanan. Selain mendapat asupan nutrisi yang komplet juga mengajarinya mengenal varian makanan yang ada. (T. Alur)





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *