Air Keruh, PDAM Salahkan PLN

Oleh Tgl: March 26, 2014
PLN

Sebenarnya ada yang mau kami akui, bahwa kami tidak bisa maksimal karena pelayanan dari PLN yang juga tidak sesuai dengan apa yang kami bayar. Sementara hampir seluruh operasional PDAM ini mengandalkan tenaga listrik

H. Sjobirin Hasan

BENGKULU – Tindak lanjut dari sidak yang dilakukan anggota komisi III DPRD Kota Bengkulu bermuara pada PLN. Pasalnya selain disebabkan mesin pompa yang sudah tua, belum  maksimalnya pelayanan air bersih oleh PDAM disebabkan distribusi listrik PLN yang minim.

“Sebenarnya ada yang mau kami akui, bahwa kami tidak bisa maksimal karena pelayanan dari PLN yang juga tidak sesuai dengan apa yang kami bayar. Sementara hampir seluruh operasional PDAM ini mengandalkan tenaga listrik,” kata Direktur PDAM Kota Bengkulu H. Sjobirin Hasan, Rabu (26/3).

Kepada anggota Komisi III, Sjobirin mengatakan biaya operasional yang manajemen keluarkan hanya untuk bayar listrik bisa mencapai Rp 1 Milyar perbulan. Sementara tegangan listrik dari PLN kurang dari 360 volt padahal PDAM membutuhkan listrik lebih dari 360 Volt untuk menghasilkan 60 liter air/ detik.

”Namun itu tidak sebanding dengan yang kami dapatkan, kemarin saja kami bayar listrik Rp 700 juta. Karena itu kami minta memperbaiki tegangan sebab selama ini pompa air tidak bekerja maksimal karena tegangan yang dialirkan minim,” tambahnya.

Sementara mengetahui hal tersebut anggota komisi III bersama manajemen PDAM Kota Bengkulu langsung menyambangi kantor PLN. Dan disambut langsung oleh Rahmat salah satu staf yang mewakili manager area PLN karena tengah dinas luar.

Rahmat mengakui memang pelayanan PLN untuk IPA Surabaya dan Nelas kurang maksimal karena beberapa jaringan listrik rusak dan kekurangan tapak pembangkit listrik.

“Pembangkit listrik mengalami gangguan itu kita akui akan tetapi saat ini kita tengah berusaha menambah tapak pembangkit listrik sekarang dalam proses pembangunan. Sempat kita menambah tegangan ke Travo dan waktu itu tegangan listrik ke PDAM Bengkulu juga sempat naik dari 350 volt menjadi 370 volt,” jelasnya.

Manajemen menjanjikan PLN akan berusaha memberikan pelayana listrik secara maksimal dengan memperbaiki dan melakukan pembangunan untuk menambah tegangan listrik.(sey)

 





Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *